Menteri Basuki Siap Dengarkan Curhat Investor Soal Sulitnya Investasi di RI

UANG | 21 November 2019 12:06 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, meminta para investor agar mau melaporkan proses regulasi yang dirasa masih menyulitkan transaksi investasi di Tanah Air. Pemerintah berjanji segera mencarikan jalan keluar.

"Jika ada regulasi yang menghambat, bilang. Maka nanti kita coba lihat untuk lakukan relaksasi," tegasnya pada acara Market Sounding Empat Proyek Tol kepada Investor di Gedung PUPR, Jakarta, Jumat (21/11).

Menteri Basuki juga mengaku kesal lantaran pegawainya kurang melayani investor dengan baik. "Mestinya para investor duduk di depan. Kalau bicaranya APBN tidak apa-apa pejabat di depan, pagi ini kan mau layani investor," tuturnya.

Menteri Basuki geram sebab pejabat kementeriannya duduk di barisan depan. Sedangkan, para investor tampak duduk di barisan setelahnya.

"Mindset yang harus kita ubah, kita melaksanakan APBN juga kita melayani investasi investor," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Upaya Genjot Investasi

Pemerintah akan mengoptimalkan sistem Online Single Submission (OSS), meningkatkan efektivitas Satuan Tugas Percepatan Investasi, Relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI), dan pengesahan sektor prioritas investasi.

Selain itu, implementasi tax holiday dan super deduction tax serta pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri juga menjadi kebijakan andalan.

"Pemerintah juga tengah menyiapkan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, yang bertujuan untuk semakin menyederhanakan proses perizinan," jelas Menko Airlangga.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Baca juga:
Menteri Sri Mulyani Ungkap Realisasi Insentif Pajak Capai Rp 804 Triliun
3 Strategi Pemerintah Hadapi Tantangan Ekonomi di 2020
Jokowi Panggil Pengusaha Bahas Upaya Naikkan Nilai dan Kuantitas Ekspor Tekstil
Terungkap Penyebab Samsung Pilih Investasi di Vietnam Dibanding Indonesia
Jokowi Bertemu PM Singapura Bahas Investasi Hingga SDM
Kepastian Investasi Hyundai ke RI akan Diumumkan Pekan Depan
KPPOD Temukan 347 Perda Bermasalah Penghambat Investasi