Menteri Jonan: Kapasitas Listrik RI Bertambah 10.000 MW Sejak 2014

UANG | 4 Januari 2019 19:16 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat bahwa kapasitas listrik Indonesia bertambah 1.600 Mega Watt (MW) sepanjang 2018. Ini seiring dengan beroperasinya pembangkit listrik baru.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan mengatakan, pasokan listrik terpasang Indonesia sampai 2018 mencapai 62.600 MW, naik dari tahun lalu sebesar USD 61 ribu MW. Listrik terpasang Indonesia meningkat hampir 10 ribu MW dari 2014.

"‎Sejak 2014 pembangkit listrik bertambah kira-kira 10 ribu MW," kata Jonan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (4/1).

Menurut Jonan, pada 2019 pasokan listrik Indonesia bertambah menjadi ‎68 ribu sampai 70 ribu MW. Seiring dengan beroperasinya pembangkit listrik program 35 ribu MW, Fastrack Programe (FTP) 1 dan 2.

"Di akhir 2019 kapasitas terpasang menjadi 68-70 gigawatt. Ini mulai dari program FTP-1, FTP-2 dan 35.000 MW‎," ujarnya.

Jonan melanjutkan, realisasi pemerataan kelistrikan (rasio elektrifikasi) sampai 2018 mencapai 98,3 persen sementara target di 2018 sebesar 97,5 persen. Dia menargetkan rasio elektrifikasi di 2019 mencapai 99,9 persen.

"‎Rasio elektrifikasi 2018 naik 3 persen diharapkan tahun depan 99,9 persen ini dikejar terus supaya tidak ada sodara kita yang tidak menikmati penerangan," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Sampah Putri Cempo Solo Bisa Suplai Listrik untuk 10.000 Pelanggan
Langit Malam di New York Membiru akibat Ledakan Pembangkit Listrik
PLTGU Terbesar di Asia Tenggara Ditarget Selesai Dibangun September 2021
Diresmikan, PLTGU Jawa 1 Akan Jadi Pembangkit Terintegrasi Terbesar di Asia Tenggara
Ini Langkah Menteri Jonan Pastikan Listrik Aman Saat Natal & Tahun Baru
Menteri Jonan Terbitkan Aturan Penetapan Tarif Listrik Swasta

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.