Menteri Rini angkat direktur Telkom jadi bos Kimia Farma

Menteri Rini angkat direktur Telkom jadi bos Kimia Farma
Menteri BUMN Rini Soemarno. ©2014 Merdeka.com
EKONOMI | 21 April 2017 10:51 Reporter : Saugy Riyandi

Merdeka.com - Menteri BUMN Rini Soemarno menunjuk Honesti Basir menjadi Direktur Utama PT Kimia Farma (Persero) Tbk menggantikan pejabat sebelumnya Rusdi Rosman. Penunjukan Honesti Basyir diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Kimia Farma.

Seperti dilansir Antara, Jumat (21/4), Honesti Basyir sebelumnya menjabat Direktur Wholesale & Internasional Service (WINS) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Perubahan susunan pengurus perseroan menjadi salah satu agenda RUPS, selain keputusan pemberian besaran dividen perusahaan kepada negara sebesar 20 persen dari laba bersih tahun buku 2016.

Dengan perombakan tersebut maka susunan direksi Kimia Farma yaitu, Honesti Basyir (Direktur Utama), I.G.N. Suharta Wijaya (Direktur Keuangan), Pujianto (Direktur Pengembangan Bisnis), Verdi Budidarmo (Direktur Produksi & Supply Chain), Arief Pramuhanto (Direktur Umum & Human Capital).

Pada kesempatan itu diumumkan bahwa pendapatan perseoan pada tahun buku 2016 mencapai Rp 5,81 triliun, naik 19,57 persen dibanding tahun 2015. Sedangkan, laba bersih tercatat meningkat sebesar 2,28 persen menjadi Rp 271,59 miliar.

Peningkatan kinerja keuangan Kimia Farma sejalan dengan strategi perseroan mempercepat pengembangan hulurisasi dan jaringan kesehatan dalam rangka mendukung pertumbuhan kesehatan masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan meningkatkan nilai Perseroan dalam jangka panjang.

Selain itu, perusahaan juga melakukan optimalisasi aset sebagai salah satu strategi non inti, Perseroan melakukan pembangunan hotel dan rumah sakit dengan skema Built Operate Transfer (BOT) atas aset-aset idle Profil Honesti Basyir sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di Kimia Farma, malang melintang di PT Telkom dengan berbagai jabatan.

Sederet jabatan telah diembannya, yaitu Direktur Keuangan Telkom (2012-2014), Vice President Strategic Business Development Direktorat IT Solution and Strategic Portfolio Telkom (2012), Vice President Strategic Business Developmen, Strategic Investment & Corporate Planning Telkom (2010-2012), Project Controller-1 Project Management Office Telkom (2009-2010), Assistant Vice President Business & Finance AnalysisTelkom (2006-2009). (mdk/sau)

Baca juga:
Geo Dipa gandeng Polri awasi operasional perusahaan
Layani mudik Lebaran, Garuda Indonesia siapkan 45.000 kursi tambahan
Restoran di perkantoran ini mulai pakai gas bumi PGN
Rayakan HUT, 28 BUMN gelar CSR besar-besaran & kumpul di Yogyakarta
BRI salurkan kredit Rp 653,1 triliun per Maret, tumbuh 16,4 persen
Kuartal I 2017, BRI raup laba Rp 6,47 triliun
Bos baru Garuda Indonesia diberi waktu 12 bulan majukan perusahaan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami