Menteri Rini Uji Coba Pakai LinkAja untuk Naik KRL

UANG | 1 Oktober 2019 16:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno melakukan uji coba aplikasi LinkAja, untuk transaksi tiket Commuter Line atau Kereta Listrik (KRL). Untuk menggunakan LinkAja dalam transaksi KRL masyarakat perlu mengunduh aplikasi LinkAja, kemudian mengisi saldo minimal Rp13.000 agar bisa diterima pada sistem pintu pembayaran KRL.

"Naik KRL pakai LinkAja, jadi sekarang tinggal download LinkAja ya harus ada dananya, tinggal di gini-giniin terus langsung keluar, langsung di tempelin, minimal Rp13.000, Rp15.000 deh masuk," kata Rini, saat uji coba LinkAja untuk transaksi KRL, di Stasiun Jakarta Kota, Selasa (1/10).

Menurut Rini, untuk transaksi naik KRL, calon penumpang memilih menu pembayaran KRL kemudian ada barcode pembayaran, nantinya barcode tersebut ditempelkan pada pintu masuk pembayaran KRL.

"Setelah keluar tempel kena chargernya, tarifnya enggak sama, malah ke depan karena ini sinergi BUMN, nanti ada waktu-waktu dapat spesial atau apa, kita hubungkan dengan hadiah macam-macam," jelasnya.

Dalam uji coba aplikasi tersebut, Rini mengaku sempat bingung dengan sistem LinkAjaā€ˇ, tetapi dia bisa langsung melakukan penyesuaian. "Jadi gini, karena saya bego, karena maklum, karena ketakutanlah, ini namanya kolonial, urusan IT, belum turun ke bawah sudah gini dulu, aku pegangin saja supaya sampai, ternyata setiap 15 detik mati," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
LinkAja Masih Tunggu Konfirmasi Perusahaan BUMN Calon Pemegang Saham
Mau Bikin Fitur Syariah, LinkAja Minta Izin MUI Hingga BI
Bos LinkAja: Penetrasi Fintech di Indonesia Masih Minim
MRT Jakarta Seleksi Mitra Penyedia QR Code untuk Pembayaran Tiket
Bank Indonesia Target Gopay Hingga LinkAja Terapkan QRIS Mulai 1 Januari 2020
Ayopop Gandengn LinkAja untuk Tingkatkan Ekosistem Digital Pembayaran Tagihan

(mdk/azz)