Menteri Sri Mulyani Jelaskan Alasan Anggaran PEN di 2021 Lebih Rendah

Menteri Sri Mulyani Jelaskan Alasan Anggaran PEN di 2021 Lebih Rendah
UANG | 2 September 2020 18:35 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, meminta kepada semua pihak untuk tidak membanding-bandingkan alokasi anggaran untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) antara tahun ini dengan tahun depan. Mengingat itu bukan komparasi yang sebanding. Apalagi tahun depan, pemerintah juga harus meningkatkan alokasi anggaran untuk Kementerian/Lembaga hingga lebih dari Rp 200 triliun.

"Jangan bandingkan PEN Rp695 triliun dengan Rp365 triliun, itu tidak apple to apple, karena Rp365 triliun itu tidak ada pengalokasian ke K/L," ujar Menteri Sri Mulyani ketika melakukan rapat kerja dengan DPR RI, Rabu (2/9).

Dia menyampaikan di 2021, alokasi anggaran untuk K/L pun meningkat menjadi Rp1.029,86 triliun. Jumlah tersebut di luar dari alokasi anggaran PEN 2021. Sementara di tahun ini, anggaran untuk K/L hanya sebesar Rp909,6 triliun.

"Maka total belanja kelihatannya tetap di Rp 2.700an triliun tetapi komposisinya berbeda," ujar dia.

Adapun beberapa program yang tahun ini masuk di dalam program PEN namun merupakan program reguler dari K/L, maka tahun depan akan dikembalikan ke K/L yang bersangkutan. Harapannya, dengan penganggaran yang sudah terlebih dahulu dilakukan serapannya akan lebih besar.

"Di 2021 masuk di K/L agar dari sekarang sudah direncanakan penganggaran, sehingga situasi seperti hari ini, yaitu penyerapannya terhalang, tidak kembali terjadi di 2021," pungkasnya.

Baca Selanjutnya: Indef Pertanyakan Alasan Pemerintah Pangkas...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami