Menteri Susi: KKP Satu-satunya Kementerian yang Anggaran Turun Berkat Efisiensi

UANG | 9 September 2019 22:16 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menyebut kementeriannya berhasil melakukan penghematan anggaran karena tata kelola yang efisien. Ini diungkap Menteri Susi untuk mematahkan anggapan bahwa anggaran KKP besar tetapi punya Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang kecil.

Anggaran Kementerian KKP memang terus turun dari tahun 2015 yang tercatat sekitar Rp10 triliun. Untuk tahun 2020, KKP mengajukan Rp6,4 triliun saja.

"Anggaran KKP itu adalah satu-satunya kementerian yang anggaran turun. Dari Rp9 triliun ke Rp6 triliun. Bukan diturunin, tapi kita melakukan efisiensi dan self-blocking," ujar Menteri Susi di Kementerian KKP, Jakarta, Senin (9/9).

Menteri Susi menyebut pendapatan PNBP sektor perikanan pada 2014 hanya Rp851 miliar, sementara tahun 2018 sudah Rp1,6 triliun. Sebelum pemerintahan Joko Widodo, PNBP KKP ini cuman Rp300 miliar. Mulai tahun kemarin sudah mencapai hampir Rp1 triliun.

Menteri Susi juga kembali mengungkit bahwa dalam empat tahun, kementeriannya mengembalikan anggaran ke negara hingga Rp9,4 triliun. "Jadi PNBP naik, pajak naik, tapi anggarannya turun bahkan melakukan self-blocking," ujar Menteri Susi.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Susi Pudjiastuti Buka-bukaan Prestasinya Selama jadi Menteri Kelautan dan Perikanan
Respons Menteri Susi Terkait Tudingan Memiskinkan Maluku
Pemerintah Bakal Sulap Anjungan Migas Lepas Pantai jadi Keramba Ikan
Menko Luhut Sindir Banyak Proyek Sektor Perikanan Tak Berjalan Optimal
China Minati Produk Ikan Teri Asal Nusa Tenggara Timur
Penampakan Ikan Mati di Waduk Gajah Mungkur akibat Kemarau
Mendagri Sarankan Gubernur Maluku Ajukan Keberatan Soal Moratorium ke Menteri Susi

(mdk/bim)