Menteri Teten Beberkan Tantangan Koperasi Hadapi Revolusi Industri 4.0

Menteri Teten Beberkan Tantangan Koperasi Hadapi Revolusi Industri 4.0
UANG | 20 Juli 2020 10:36 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki kembali menyinggung bahwa Indonesia akan menerapkan konsep revolusi industri 4.0 besar-besaran di tahun 2030, melalui program ‘Making Indonesia 4.0’. Revolusi industri ini juga tak terkecuali di sektor Koperasi.

"Tentu koperasi juga akan terdampak. Perubahan ini menjadi tantangan untuk koperasi bukan hanya sekadar berbisnis di era digital, tapi juga mengubah mindset dalam tata kelola secara menyeluruh visi bisnis. Karena itu Koperasi harus mampu beradaptasi dan bertransformasi secara dinamis," kata Teten dalam Webinar Nasional Model Koperasi Era Industri 4.0, Senin (20/7).

Dalam menghadapi revolusi industri 4.0, koperasi ke depannya akan fokus pada pengembangan bisnis yang mengarah kepada kebutuhan anggota, dan menjadikan anggota sebagai prioritas layanan koperasi.

Lalu, modernisasi manajemen koperasi, yang bisa berarti sangat luas dengan melakukan perubahan-perubahan strategi dan pola model bisnis yang berbasis teknologi informasi dan ilmu pengetahuan.

Selain itu, juga penting melakukan kolaborasi bisnis dengan sesama koperasi maupun pelaku usaha lainnya, serta penting untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Di Indonesia koperasi banyak sekali meskipun tingkat kesehatannya berbeda-beda, namun pentingnya dipikirkan bagaimana kolaborasi. Kalau kita lihat koperasi-koperasi besar sukses di banyak negara adalah hasil proses yang panjang dari kolaborasi," ungkapnya.

Baca Selanjutnya: Penggunaan Teknologi Digital Menyeluruh...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami