Menteri Teten Dorong Koperasi Pengrajin Tempe Tahu Masuk ke Pasar Global

Menteri Teten Dorong Koperasi Pengrajin Tempe Tahu Masuk ke Pasar Global
UANG | 14 Maret 2020 13:16 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Kementerian Koperasi dan UKM mendorong agar para pengrajin tempe dan tahu yang tergabung dalam Koperasi Tahu Tempe (Primkopti) Jakarta Barat bisa tembus ke pasar global. Apalagi Primkopti saat ini masuk dalam koperasi sektor riil yang masih bertahan hingga kini.

"Tempe dan tahu komoditinya sangat diperlukan sebagai menu makanan sehat dan digemari oleh masyarakat. Kemenkop dan UKM sangat mendorong koperasi di sektor riil yang menghasilkan barang keperluan di pasar dalam negeri maupun pasar global," kata Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki melalui keterangannya, Sabtu (13/3).

Menteri Teten mengatakan, pemerintah saat ini mewacanakan ekspor tempe dalan bentuk keripik dan frozen. Sebab orang Indonesia yang ada di luar negeri sangat banyak, apalagi orang yang ibadah umroh atau haji, mereka tetap ingin makanan asli Indonesia.

Pengrajin tempe dan tahu harus teken kontrak untuk makanan jamaah haji dan umrah yang setiap hari ada Saudi Arabia. Masyarakat dunia menurut Teten juga sudah mulai menggemari tempe. "Kami akan memberikan dukungan dukungan yang lebih konkrit kepada koperasi tahu tempe," tegas Teten.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo menambahkan, pihaknya terbuka masalah pembiayaan untuk koperasi sektor riil. Negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat. "Kami terbuka dan akan support usaha masyarakat yang tergabung dalam koperasi tempe tahu," jelas Supomo.

Sementara itu, Ketua Primkopti Jakarta Barat Warmin meminta pemerintah membantu kebutuhan para pengrajin tempe tahu untuk wilayah Kalideres, seperti pengadaan kedelai dan gas. Di sisi lain dia juga meminta pemerintah hadir di tengah-tengah pengrajin tempe dan tahu karena saat ini sudah memasuki pasar global dan sudah dilirik oleh orang asing. (mdk/did)

Baca juga:
Bos Smesco Hapus Anggaran Pameran Luar Negeri untuk UMKM Rp800 Juta
Hadapi Virus Corona, OJK Target Keluarkan Stimulus Kredit UMKM Pekan Depan
Shopee Bakal Perluas Pangsa Ekspor ke Filipina
Bos BI: UMKM Bakal Lebih Kuat dari Perusahaan Minyak
Delegasi Partai Buruh Australia Sambangi DPR Bahas Kerjasama Atasi Corona
Penguatan UMKM Bantu Sektor Perdagangan Lawan Dampak Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5