Menteri Wishnutama: Antisipasi Dampak Virus Corona Jadi Bahasan Pemerintah Tiap Hari

Menteri Wishnutama: Antisipasi Dampak Virus Corona Jadi Bahasan Pemerintah Tiap Hari
UANG | 20 Februari 2020 11:25 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Dampak virus corona asal Wuhan, China makin mencuri perhatian. Pariwisata menjadi sektor yang paling terdampak signifikan. Pemerintah pun serius melakukan berbagai antisipasi agar tak terjadi kemungkinan terburuk di sektor ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengaku, hampir tiap malam, dirinya berkoordinasi dengan lintas kementerian untuk membahas dampak virus corona. Misalnya Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN hingga Kementerian Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

"Hampir tiap malam kita diskusi," kata Menteri Wishnutama di Ciputra World 1, Jakarta Selatan, Rabu (19/2) malam.

Meski belum final, beberapa pilihan antisipasi sudah bermunculan. Semisal memberikan insentif dan diskon berbagai sektor di pariwisata. Tama sapaan Menteri Wishnutama mengatakan proses rapat dan koordinasi masih terus berlangsung.

Maka dari itu, dia belum mau membocorkan lebih detil langkah pemerintah selanjutnya. Namun, dia memastikan proses ini akan diputuskan secepatnya.

Sebelumnya, sektor pariwisata pernah anjlok pasca terjadinya bom Bali di awal 2002. Banyaknya turis asing yang jadi korban, membuat pariwisata Indonesia bergejolak.

Namun, Tama memastikan tidak menggunakan cara lama untuk mendongkrak kembali pariwisata Indonesia. Sebab, saat ini Indonesia termasuk negara yang aman dari virus corona. Sementara pasca bom Bali, Indonesia dianggap negara tidak aman karena teror bom yang banyak menewaskan banyak wisatawan.

Maka dari itu, salah satu langkah antisipasi dampak virus corona pemerintah ialah berencana memberikan potongan harga di sektor pariwisata. Misalnya tiket perjalanan dan insentif kepada para pengusaha pariwisata. "Kita lihat dari perspektif yang lebih komprehensif agar tidak separuh-separuh dalam menyelesaikannya," kata Tama.

1 dari 1 halaman

China Nilai Indonesia Lebay Tanggapi Virus Corona

indonesia lebay tanggapi virus corona

Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian menganggap tindakan Indonesia soal virus corona terlalu berlebihan. Seperti diketahui, virus corona mulai menyebar dari Wuhan, China.

Untuk mengantisipasi agar virus tak menyebar di Indonesia, pemerintah kemudian memberlakukan sejumlah larangan dan menghentikan sementara kerjasama dengan China.

Dubes Xiao menjelaskan bahwa hingga kini, belum ada bukti bahwa Virus Corona dapat ditularkan melalui barang-barang impor. Hal yang sama pun juga dinyatakan oleh WHO terkait impor dari China.

"Tadi saya lihat ada berita bahwa pemerintah Indonesia akan hentikan impor makanan dan minuman dari China untuk menjaga Virus Corona tidak masuk ke indonesia. Kami memberikan concern kepada tindakan tersebut," kata Dubes Xiao.

Xiao Qian menghimbau untuk tidak mengambil tindakan yang berlebihan. "Menurut kami, dalam situasi ini kita harus tenang, tidak perlu terlalu overreact (bereaksi berlebihan) dan memberikan dampak negatif terhadap perdagangan, investasi dan pergerakan orang," kata Dubes Xiao.

(mdk/bim)

Baca juga:
Dua Lansia Meninggal Akibat Virus Corona di Iran, Kematian Pertama di Timur Tengah
Evakuasi Warganya Akibat Virus Corona, Korsel Pakai Pesawat CN235 Buatan Indonesia
Atasi Penyebaran Corona, Singapura Larang Warganya Keluar Rumah
Pemerintah Cairkan Rp 21,8 M Dana Bencana, Termasuk untuk Pulangkan WNI dari China
Gara-Gara Virus Corona, Optimisme Ekonomi Lebih Baik di 2020 Ambyar dalam Sebulan
Akibat Virus Corona, Bank Mandiri Tunda Akuisisi Bank di Korea Selatan
Kejadian Tak Diduga yang Dialami Para WNI Usai Karantina di Natuna

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5