Merger Bank BUMN Syariah Ditarget Rampung di 2021

Merger Bank BUMN Syariah Ditarget Rampung di 2021
Penandatanganan Conditional Merger Agreement. ©Humas BUMN
UANG | 13 Oktober 2020 16:51 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Bank-bank syariah anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan segera digabungkan menjadi satu perusahaan merger. Sebagai langkah awal, 3 bank BUMN syariah, yakni PT Bank Mandiri Syariah (BSM), PT Bank BNI Syariah dan PT Bank BRI Syariah Tbk. telah melakukan penandatangan Conditional Merger Agreement (CMA) Bank BUMN Syariah.

Ketua Tim Project Management Office (PMO) sekaligus Wakil Direktur Bank Mandiri Herry Gunardi menyatakan, setelah CMA, pembahasan lebih detail mengenai rencana merger ini akan dilakukan pada minggu ke-3 bulan Oktober mendatang.

"Tanda tangan CMA ini baru mulai ya, belum merger, ini langkah awal, baru di gerbang prosesnya masih panjang. Minggu ke-3 bulan Oktober akan ada rencana pembahasan plan, lalu urus izin ke OJK, regulator pasar modal," jelas Herry dalam konferensi pers virtual, Selasa (13/10).

Herry menjelaskan, saat ini, total aset ke-3 bank syariah yang hendak dimerger tersebut mencapai Rp 214,6 triliun. Dengan posisi aset yang bakal lebih kuat, pihaknya optimis bank merger ini bisa masuk top 10 bank besar di Indonesia.

Niat pembentukan ini didasarkan atas arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang ingin agar BUMN dapat meningkatkan core competentnya. "Indonesia adalah negara dengan populasi muslim yang besar di dunia. Harapannya kita bisa memiliki bank syariah yg besar dan bisa bersaing di kancah global," tuturnya.

Herry juga memastikan operasional 3 bank dalam proses merger tetap berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Dia juga memastikan tidak akan melakukan pengurangan atau bahkan pemecatan karyawan imbas penggabungan bank-bank ini.

"Kami mohon doa dan dukungan untuk proses bersejarah lahirnya bank syariah terbesar di Indonesi. Kami ajak seluruh karyawan untuk berdoa dan mendukung proses ini," katanya.

Baca Selanjutnya: Operasional 3 Bank Masih Normal...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami