Meski Ada Virus Corona, Semen Baturaja Optimistis Penjualan 2020 Tetap Tumbuh

Meski Ada Virus Corona, Semen Baturaja Optimistis Penjualan 2020 Tetap Tumbuh
UANG | 6 April 2020 12:40 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Di tengah wabah virus corona atau Covid-19, manajemen PT Semen Baturaja (Persero) Tbk atau SMBR optimistis akan tetap terjadi pertumbuhan penjualan sepanjang 2020. Sejauh ini operasional perusahaan tidak terganggu meski marak penyebaran virus itu.

Vice President Corporate Secretary SMBR Basthony Santri mengungkapkan, optimistis tersebut ditopang dengan pertumbuhan di sektor properti dan insfratruktur yang menjadi penyerap utama sektor semen. Terlebih adanya stimulus perumahan yang diberikan pemerintah seperti pernah diungkapkan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Pertumbuhan penjualan semen juga diprediksi tetap terjadi dengan adanya pembagian dana desa tahan pertama pada Mei mendatang. Dana desa ini secara tidak langsung mendorong peningkatan permintaan semen dengan program pembangunan fisik yang dilakukan pemerintahan desa.

"Meski ada wabah Covid-19, kami optimistis sepanjang tahun ini ada pertumbuhan penjualan semen cukup signifikan," ungkap Basthony seperti dalam keterangan pers yang diterima merdeka.com, Senin (6/4).

Menurut dia, penjualan SMBR pada Februari 2020 sudah terkoreksi sebesar 14 persen seiring dengan koreksi permintaan semen di Sumbagsel sebesar 12 persen. Sepanjang semester satu tahun ini diproyeksikan terjadi penurunan penjualan semen sebesar 20 persen dampak Covid-19.

"Tapi kami yakin wabah ini segera berakhir sehingga berpengaruh besar terhadap penjualan semen," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Siapkan Langkah Mitigasi

Menurut dia, dalam upaya menahan penurunan permintaan semen yang diperparah akibat wabah Covid-19, SMBR telah mempersiapkan beberapa strategi untuk menunjang kinerja di 2020. Misalnya diversifikasi produk turunan semen, efisiensi biaya di berbagai lini dan menetapkan strategi pemasaran yang berfokus pada peningkatan penjualan semen di pasar basis SMBR.

Dia memastikan operasional perusahaan yang beroperasi di Sumsel itu tidak terganggu di tengah wabah Corona. Pihaknya telah menerapkan berbagai tindakan pencegahan sesuai protokol dari pemerintah pusat. Langkah itu diantaranya edukasi kepada pegawai, menerbitkan SOP kesiapsiagaan menghadapi infeksi Covid-19, pengukuran suhu tubuh bagi pegawai dan tamu, peralatan penunjang, penyemprotan disinfektan secara berkala, Work From Home (WFH) bagi pegawai dengan kriteria usia lebih dari 50 tahun dan ibu hamil.

"Seluruh arahan pemerintah pusat kami jalankan, termasuk juga aktif melaksanakan pencegahan misal penyemprotan disinfektan di tempat umum di luar areal perusahaan dan pembagian APD bagi tenaga medis," pungkasnya.

(mdk/bim)

Baca juga:
Volume Penjualan Semen Baturaja Anjlok 3 Persen
Semen Baturaja Raup Pendapatan Rp833 Miliar di Semester 1-2019
PT Pusri dan Semen Baturaja Kerja Sama Suplai Bahan Baku Pupuk NPK
Anak Usaha PGN Layani Kebutuhan Jaringan Internet untuk Semen Baturaja
Volume Penjualan Semen SMBR Tebus 150.071 Ton di Maret 2019
Semen Baturaja Kantongi Pendapatan Rp 266,54 Miliar Hingga Februari 2019
Awal Tahun 2019, Pendapatan Semen Baturaja Tumbuh 6 Persen jadi Rp 150,2 Miliar

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami