Meski Resesi, Belanda Jadi 5 Besar Negara Asal Investasi Terbesar di RI

Meski Resesi, Belanda Jadi 5 Besar Negara Asal Investasi Terbesar di RI
UANG | 23 Oktober 2020 16:10 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, Belanda masuk dalam jajaran lima besar negara yang paling banyak berinvestasi di Indonesia sepanjang kuartal III-2020, meski masuk dalam negara yang resmi mengalami resesi akibat pandemi covid-19.

Belanda masuk jurang resesi setelah mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi selama dua triwulan berturut-turut. Ekonomi Negara Kincir Angin itu terkontraksi 1,7 persen pada triwulan I-2020, lalu kontraksi berlanjut hingga 9,3 persen pada triwulan II 2020.

"Ini menarik juga, Eropa sekalipun pertumbuhan ekonomi mereka defisit, tapi animo, gairah mereka untuk investasi di Indonesia cukup luar biasa. Belanda ini juga dijadikan beberapa negara jadi hub sebenarnya," kata Bahlil di Jakarta, Jumat (23/10).

Menurutnya, masuknya investasi Eropa itu menunjukkan kepercayaan terhadap Indonesia. Hal itu juga diklaimnya merupakan dampak dari upaya pemerintah melakukan reformasi regulasi.

"Ini terkait trust, terkait persepsi. Yang selama ini dilakukan pemerintah dengan perubahan regulasi, ini sudah mulai bagus dampaknya," imbuhnya.

Dalam catatan BKPM, investasi Belanda ke Indonesia pada kuartal III-2020 sebesar USD 517,4 juta dengan 758 proyek. Dengan capaian tersebut, Belanda berada di urutan kelima negara yang paling banyak berinvestasi di Indonesia setelah Singapura (USD 2,5 miliar), China (USD 1,1 miliar), Jepang (USD 921 juta), Hong Kong (USD 683 juta).

Ada pun secara kumulatif, investasi Belanda di Indonesia sepanjang periode Januari-September 2020 mencapai USD 1 miliar dengan 1.773 proyek. Dengan capaian tersebut, Belanda berada di urutan ke enam setelah Singapura (USD 7,2 miliar), China (USD 3,5 miliar), Hong Kong (USD 2,5 miliar), Jepang (USD 2,1 miliar) dan Korea Selatan (USD 1,1 miliar). (mdk/azz)

Baca juga:
BKPM: Realisasi Investasi Rp611 Triliun Serap Lebih Dari 861.581 Tenaga Kerja
Bos BKPM Catat Investasi di Luar Pulau Jawa Melonjak di Kuartal III-2020
BKPM Beberkan Sektor Penyumbang Investasi di Kuartal III-2020
Bos BKPM Harap Kunjungan PM Yoshihide Suga Genjot Investasi Jepang di RI
Ada UU Cipta Kerja, BKPM Optimis Investasi 2021 akan Lebih Tinggi
Lewati Masa Kritis, Realisasi Investasi Kuartal III-2020 Naik 8,9 Persen

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami