Meski UU Cipta Kerja Bermasalah, Komitmen Investasi di 4 KEK Capai Rp60 T

Meski UU Cipta Kerja Bermasalah, Komitmen Investasi di 4 KEK Capai Rp60 T
investasi. shutterstock
EKONOMI | 6 Juli 2022 17:10 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum dan Ketahanan Ekonomi Makro, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Elen Setiadi mencatat, komitmen investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) hingga 2022 mencapai Rp60 triliun, pasca implementasi Undang-Undang Cipta Kerja.

Dia menjelaskan, terdapat penambahan 4 KEK baru dengan komitmen investasi mencapai Rp90 triliun, berkat kemudahan dari UU Cipta Kerja. Di antaranya KEK Gresik yang dikelola Freeport, KEK Lido oleh MNC Grup, KEK Neongsad oleh investor Hongkong dan KEK Batam Aero Technic dari MRO. Investasi yang dilakukan MNC Grup diperkirakan akan selesai pada Oktober tahun ini.

"(MNC Land) ini dalam proses dan sudah dilaporkan ke Pak Menko oleh Pak Harry Tanoe, diharapkan bulan September-Oktober satu project ini bisa sudah bisa selesai," kata Elen di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/7).

Khusus KEK yang digarap Lion Grup nilai investasinya mencapai Rp 60 triliun. Mereka akan menambah lahan 20 hektar lahan lagi yang akan digunakan sebagai pusat reparasi atau perbaikan MRO Lion.

"Ini akan menjadi pusat reparasi atau perbaikan MRO Lion di seluruh dunia karena tak hanya beroperasi di Indonesia melainkan ada juga di Malaysia, Filipina, Thailand," kata dia.

Selain itu, UU Cipta Kerja juga telah mendorong ekspor smelter Bintan Alumnia dengan volume 2 juta ton per tahun. Sehingga realisasi capaian investasi asing tetap tercapai meskipun dalam suasana pandemi. "Dalam masa pandemi ini bisa penuhi target, tidak menurunkan capaian invetasi PMA," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Tips Aman untuk Milenial Mulai Investasi, Tak Semudah Seperti di Media Sosial
Pelaku Usaha yang Kantongi Nomor Izin Berusaha Melalui OSS Capai 1,5 Juta
Pemerintah Siapkan Aplikasi Khusus Permudah Investasi di KEK
5 Jenis Aset Kripto yang Paling Diminati Investor Indonesia
Erick Thohir: Jokowi Bertemu Pengusaha di Uni Emirat Arab Bahas Proyek IKN
Jumlah Investor Meningkat, Aldiracita Sekuritas Lakukan Literasi dan Inklusi Keuangan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini