Microsoft Pangkas Jumlah Karyawan

Microsoft Pangkas Jumlah Karyawan
UANG | 19 Juli 2020 09:46 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Microsoft memangkas tenaga kerjanya di seluruh tim dan wilayah saat memasuki tahun fiskal baru, mulai 1 Juli.

Namun, raksasa perangkat lunak yang berbasis di Washington tersebut menolak untuk menguraikan posisi yang telah dihilangkan, jumlah atau lokasi tenaga kerja yang terdampak, dikutip dari Antara, Minggu (19/7).

Business Insider sebelumnya melaporkan bahwa Microsoft memangkas kurang dari 1.000 karyawan di seluruh bisnisnya pekan ini.

Microsoft memangkas posisi di portal berita online MSN.com, karena bergeser menggunakan algoritma bertenaga kecerdasan buatan (AI), menurut laporan tersebut, yang menambahkan bahwa posisi di divisi cloud Microsoft Azure juga dipangkas.

Akhir bulan lalu, Microsoft mengatakan akan menutup toko ritelnya dan mengambil biaya penurunan nilai aset sebelum pajak sebesar USD 450 juta di tengah pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung.

Baca Selanjutnya: Kebijakan Evaluasi Bisnis Juru bicara Microsoft...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami