Miliki Sertifikat Merek, UMKM dan Koperasi Diharapkan Lebih Mudah Akses Pembiayaan

Miliki Sertifikat Merek, UMKM dan Koperasi Diharapkan Lebih Mudah Akses Pembiayaan
UANG | 17 Juli 2020 11:12 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, memberikan secara simbolis 118 sertifikat merek Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM). Diharapkan dengan adanya sertifikat merek ini, UMKM bisa dengan mudah dalam mengakses pembiayaan melalui perbankan, dan dapat menjadi kuat usahanya dalam mendorong perkembangan ekonomi ke depan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Koperasi dan UKM dan jajarannya, yang terus mendorong UMKM mendaftarkan merek, karena dengan begitu mereka bisa mendapatkan jaminan-jaminan, serta akses perbankan menjadi mudah," kata Yasonna dalam penyerahan 118 sertifikat merek kepada Kementerian Koperasi dan UKM, di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Jumat (17/7).

Dia menjelaskan, Kemenkumham sangat mendukung pengembangan UMKM di Indonesia, dengan membuat berbagai regulasi serta produk hukum yang berorientasi pada UMKM dengan dukungan kekayaan intelektual, yang diberikan oleh negara kepada UMKM yang ada di seluruh Indonesia.

Selain itu, menurutnya berdasarkan hasil riset yang dibacanya menyebutkan sebagian banyak pendaftaran kekayaan intelektual di suatu negara, korelasi pertumbuhan ekonominya positif. Begitu sebaliknya, semakin kecil inovasi dan semakin kecil pertumbuhan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) maka pertumbuhan ekonominya bisa negatif.

"Kemenkumham sangat mengapresiasi Kementerian Koperasi dan UKM yang tiada henti-hentinya mengedukasi UMKM, untuk peduli terhadap negara atas produk barang dan jasa yang dihasilkan, saya kira kerjasama sosialisasi ini akan menjadi penting untuk HKI UMKM ke depannya," imbuhnya.

Baca Selanjutnya: Meningkatnya pendaftaran sertifikat merek ini...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami