Miliuner Afrika Selatan Sumbang Rp912 Miliar untuk Lawan Virus Corona

Miliuner Afrika Selatan Sumbang Rp912 Miliar untuk Lawan Virus Corona
UANG | 1 April 2020 08:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Miliuner dunia tidak tinggal diam di tengah merebaknya pandemi virus corona atau Covid-19. Apalagi, wabah ini sudah melanda hampir seluruh negara di dunia.

Di saat ini sikap kedermawanan diuji, terutama oleh para orang terkaya dunia. Sisihan harta kali ini diberikan miliuner asal Afrika.

Dia adalah Patrice Motsepe, miliuner asal Afrika Selatan yang mengumumkan melalui kelompok perusahaannya akan menyumbangkan 1 miliar rand (USD 57 juta) setara Rp912 miliar untuk membantu memerangi wabah virus corona covid-19 di negaranya.

Melansir dari laman bloomberg, sebelumnya pada pekan lalu, dua keluarga terkaya di Afrika Selatan, Nicky Oppenheimer dan Johann Rupert, mengatakan bahwa masing-masing juga menyumbangkan 1 miliar rand (USD 57 juta).

Menurut data pemerintah setempat, satu orang telah dinyatakan meninggal karena virus covid-19 di Afrika Selatan, di mana lebih dari 1.100 orang telah terinfeksi.

1 dari 1 halaman

Miliuner Kebut Pembuatan Ventilator

pembuatan ventilator rev1

Miliuner asal Inggris Sir James Dyson ikut ambil bagian dalam memerangi wabah virus corona atau Covid-19. Dia memastikan mengeluarkan kemampuan dan sumber daya perusahaan untuk bantu memerangi pandemi, khususnya di Britania Raya.

Dia menjawab permintaan pemerintah setempat untuk merancang ventilator rumah sakit yang diperlukan guna menolong pasien yang kritis akibat virus corona.

Mengutip laman Forbes, permintaan ini datang setelah Departemen Kesehatan dan Sosial Pemerintah Inggris memperingatkan bahwa sebanyak 8.175 perangkat yang dimiliki untuk menolong sekitar 60 juta warga Britania Raya dan Irlandia Utara masih belum memadai.

Pada pekan ini, otoritas setempat menyerukan kehadiran ventilator medis yang dipercaya dapat diproduksi dan disebarkan cepat ke seluruh penjuru negaranya.

Sebagai perbandingan, Amerika Serikat (AS) telah melaporkan menyediakan 160 ribu ventilator untuk populasi sebanyak 320 juta orang dengan tambahan 12.700 stok strategis nasional di dalamnya.

Asosiasi Rumah Sakit AS juga telah memperkirakan sekitar 960 ribu warganya dapat mengandalkan perangkat medis untuk bernafas selama pandemi virus corona.

Panggilan tersebut seakan menjadi peringatan bagi para pengusaha Britania Raya. Tak lama setelahnya, raksasa perbankan HSBC menyatakan bahwa pinjaman cepat akan segera disediakan untuk perusahaan rintisan (startup) yang mau mengambil tantangan tersebut. (mdk/idr)

Baca juga:
Miliuner Jack Ma Kirim 20.000 Alat Uji Tes Covid-19 ke Nigeria
Orang Terkaya Indonesia Sumbang Rp52 Miliar untuk Lawan Virus Corona
Jika Jadi Presiden, Ini Langkah Diambil Bill Gates Hadapi Pandemi Virus Corona
Saat Orang Terkaya Dunia Dikritik Biarkan Karyawan Bekerja di Tengah Pandemi Corona
10 Pengusaha yang Makin Kaya dari Pemanasan Dunia
Orang Terkaya Dunia Bahu-Membahu Sisihkan Harta Lawan Pandemi Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami