MUI Siap Mendukung Terwujudnya Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia 2045

UANG | 21 September 2019 19:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin, melalui Pusat Inkubasi Bisnis Syariah-Majelis Ulama Indonesia (PINBAS MUI), siap melakukan kerjasama dengan pihak terkait demi meningkatkan produksi pangan dan tata negara yang berkeadilan. Selain itu, MUI mendukung secara umum tekad pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045.

"Majelis Ulama Indonesia berharap bahwa Indonesia menjadi negara yg memiliki kedaulatan pangan dalam 5 tahun kedepan. Dukungan MUI diwujudkan melalui Gerakan Nasional Kedaulatan Pangan (GNKP) yang diselenggarakan saat ini," ujarnya dalam acara pencanangan GNKP di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (21/9).

Dia mengatakan bahwa kedaulatan pangan yang hendak diwujudkan tidak boleh lepas dari upaya peningkatan kesejahteraan petani.

Untuk mewujudkan hal itu, Ma’ruf menyebutkan terdapat 5 unsur pendukung terwujudnya kedaulatan pangan. Diantaranya yaitu:

1. Lahan pertanian yang berkelanjutan agar mampu menciptakan produksi pangan secara kontinyu.

2. Sumber daya petani yang produktif karena produktivitas menjadi salah satu kunci untuk menghasilkan produk yang berkualitas

3. Tingkat produksi pertanian yang unggul karena produktivitas petani harus sejalan dengan tingkat produksi pangan.

4. Infrastruktur yang baik untuk menunjang peningkatan produksi pangan.

5. Petani pangan yang berkeadilan.

"Pertanian yang diserahkan kepada pasar bebas seringkali merugikan petani. Petani dalam posisi lemah dalam tata niaga pangan, dan pemerintah yang hadir untuk mewujudkan rantai pengawalan produk pangan yang berkeadilan, agar semua pelaku ekonomi tercapai kesejahteraan yang optimal," tutup ketum MUI itu.

Reporter Magang: Evie Haena Rofiah

Baca juga:
Ma'ruf Amin Ingin Wujudkan Kedaulatan Pangan Dalam 5 Tahun ke Depan
Menteri Susi Tegaskan Pentingnya Ketersediaan Bahan Pangan di Indonesia
Kabupaten Bogor Siapkan Tiga Kecamatan sebagai Lumbung Padi Dunia
Menteri Susi Sebut Energi dan Pangan akan Jadi Pemicu Perang
Indonesia Butuh Kebijakan Pro Petani dan Perdagangan untuk Capai Kedaulatan Pangan
OSO Serukan Hentikan Impor: Petani Sejahtera, Negara Aman Sentosa
Indonesia Ekspor 15.000 Ton Pangan Segar ke 29 Negara di Semester 1-2019

(mdk/bim)