Mulai Besok, Bandara Cengkareng Tolak Semua Warga Negara Asing yang Masuk

Mulai Besok, Bandara Cengkareng Tolak Semua Warga Negara Asing yang Masuk
UANG | 1 April 2020 22:33 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Utama (KCU) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menolak semua penumpang Warga Negara Asing (WNA) rute Internasional yang memasuki atau transit di Bandara Soekarno-Hatta.

Larangan ini dilakukan menyusul diterbitkannya Peraturan Menteri Hukum dan HAM(Permenkumham) nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) PT Angkasa Pura II, Febri Toga Simatupang menjelaskan, larangan terhadap WNA masuk dan transit ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta dilakukan untuk meningkatkan upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

"Semua WNA melalui penerbangan Internasional yang berasal dari seluruh negara akan ditolak masuk kedatangannya melalui Bandara Soekarno-Hatta. Larangan ini mulai berlaku pada Kamis, 2 April 2020 pukul 00.00 WIB," kata Febri Toga dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (1/4).

Namun demikian, terdapat pengecualian untuk WNA yang diizinkan masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Di antaranya Orang Asing Pemegang Izin Tinggal Terbatas dan Izin Tinggal Tetap; Orang Asing Pemegang Visa Diplomatik dan Visa Dinas;Orang Asing pemegang Izin Tinggal Diplomatik dan Izin Tinggal Dinas.

"Selain itu, tenaga bantuan dan dukungan medis, pangan. Awak alat angkut baik laut, udara maupun darat serta WNA yang akan bekerja pada proyek-proyek strategis nasional masih boleh masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta," ujar Febri Toga.

1 dari 1 halaman

Rute Internasional

rev1

Penerbangan rute Internasional di Bandara Soekarno-Hatta masih tetap beroperasi. Hal ini untuk melayani WNA yang akan kembali ke negara asalnya dan untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan kembali ke tanah air.

"Kami sampaikan bahwa penerbangan internasional tidak ditutup melainkan larangan WNA masuk ke Indonesia," tutur Febri Toga.

Terkait dengan larangan tersebut, PT Angkasa Pura II telah berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Bandara Soekarno-Hatta, Airlines serta stake holder terkait.

Reporter:Pramita Tristiawati

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Ada Kebijakan Kerja dari Rumah, Jumlah Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Menurun
Mulai 1 April, Angkasa Pura II Lakukan Pembatasan Layanan di Bandara Soekarno-Hatta
Bos AP II: Pergerakan Penumpang di Bandara Halim dan Cengkareng Turun
AP II Tes Suhu Tubuh Pekerja dan Direksi di Kantor Pusat dan 19 Kantor Cabang
Telan Investasi Rp6 Triliun, Bandara Kediri Mulai Dibangun 15 April
Harga Minyak Dunia Anjlok, Tiket Pesawat Bisa Lebih Murah Lagi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami