Neraca Perdagangan RI Surplus USD 85 Juta di Agustus 2019

UANG | 16 September 2019 11:55 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar USD 85,1 juta pada Agustus 2019. Surplus tersebut disumbang oleh ekspor sebesar USD 14,28 miliar dan impor sebesar USD 14,20 miliar.

"Pergerakan neraca dagang Agustus 2019, alhamdulillah, surplus USD 85,1 juta. Tentu ini belum sepenuhnya seperti yang kita diharapkan," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantornya, Jakarta, Senin (16/9).

Suharyanto mengatakan, sejak Januari hingga Agustus 2019 Indonesia masih mencatat defisit sebesar USD 1,81 miliar. Angka tersebut masih lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya sebesar USD 4,16 miliar.

"Surplus bulan Agustus USD 85,1 miliar sejak awal tahun, migasnya masih defisit, non migas surplus tapi dibandingkan agustus 2018 jauh lebih bagus," paparnya.

Sementara itu, beberapa negara yang mengalami surplus terhadap Indonesia antara lain China, Thailand dan Australia. Sementara itu Indonesia mengalami surplus terhadap Amerika Serikat, India dan Belanda.

"Untuk Tiongkok (China) kita masih defisit cukup dalam sebesar USD 12,52 miliar. Pada posisi tahun lalu masih tercatat sekitar USD 12,17 miliar," tandasnya.

Baca juga:
Jelang Pengumuman Neraca Perdagangan, IHSG Diramal Bergerak Melemah
Neraca Dagang Indonesia Januari-Juli 2019 Defisit Rp 27 Triliun
Pemerintah Diingatkan Jaga Defisit Neraca Perdagangan di Bawah 3 Persen Akhir 2019
Menko Darmin Akui Neraca Perdagangan Jadi Titik Lemah Indonesia
Neraca Perdagangan Surplus, Rupiah Menguat ke Level Rp13.900-an per USD
Meski Neraca Dagang Surplus, Pemerintah Tetap Soroti Sektor Migas

(mdk/azz)