Nilai Ekosistem Ekonomi Digital Indonesia Peringkat Satu Dunia

Nilai Ekosistem Ekonomi Digital Indonesia Peringkat Satu Dunia
Luhut Panjaitan. ©Liputan6.com/Angga Yuniar
UANG | 8 Maret 2021 15:15 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Nilai ekosistem ekonomi digital di Indonesia tercatat mencapai USD 26,3 miliar atau Rp377,87 triliun. Sedangkan untuk nilai pendanaan tahap awal sebesar USD 849,5 juta atau Rp1,21 triliun.

Pencapaian tersebut membawa Indonesia menjadi nomor 1 dalam Global Startup Ecosystem Report tahun 2020.

"Berdasarkan Global Startup Ecosystem Report tahun 2020 Indonesia menempati posisi 1 berdasarkan nilai ekosistemnya," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam Webinar Belajar Digital Bareng BukaLapak dan Microsoft, Jakarta, Senin (8/3).

Dalam kategori lainnya, Indonesia menempati urutan ke-2 dari top 100 emerging ecosystem. Luhut menyebut dua pencapaian tersebut tidak terlepas dari peran berbagai pihak termasuk pemerintah dan perusahaan swasta.

"Swasta yang berperan terkait bisnis produk dan pemerintah memberikan infrastruktur dan berbagai insentif yang mengundang para investor masuk ke Indonesia," tutur Luhut.

Kolaborasi dan hubungan harmonis antara pemerintah dan swasta ini membuat Indonesia menempati posisi tersebut. Maka, pemerintah berkomitmen akan tetap menjaga hubungan baik yang telah terjalin dan mendorong kolaborasi kepada semua pihak. Mulai dari business to business, business to government maupun business to company.

"Semua peran pemerintah akan mendorong demi perkembangan sektor ekonomi digital dalam negeri," ungkap Luhut.

Kolaborasi ini diharapkan bisa menciptakan efek domino yang positif bagi masyarakat. Sehingga bisa memberikan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat di era digital.

Baca Selanjutnya: Terus Berlanjut Usai Pandemi...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami