OJK Beberkan Kondisi Industri Asuransi Tanah Air

OJK Beberkan Kondisi Industri Asuransi Tanah Air
OJK. ©2018 Merdeka.com
UANG | 30 November 2020 09:37 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riswinandi, membeberkan kondisi terkini industri asuransi di Indonesia. Kondisi tersebut mengacu pada data hingga Oktober 2020. Mulai dari aset, pendapatan premi dan lainnya.

Dari sisi aset asuransi tercatat, secara umum menunjukkan penurunan. Pada Oktober 2020, aset asuransi komersil mencapai Rp711,2 triliun (yoy), turun 1,7 persen dibandingkan periode yang sama di 2019.

"Namun secara mtm memperlihatkan tren rebound sebesar 1,2 persen," jelas dia saat acara Gathering Redaktur Media Massa dengan OJK di Bogor.

Dia menuturkan, saat ini jumlah pelaku asuransi komersil di Indonesia sebanyak 145 perusahaan. Sementara pendapatan premi asuransi komersil per Oktober 2020 sebesar Rp220,8 triliun.

Angka ini turun secara tahunan senilai Rp13,8 triliun. Begitupula klaim turun Rp 5,2 triliun atau 3,1 persen menjadi Rp160,7 triliun.

"Jika dilihat secara mendalam, klaim asuransi jiwa turun sebesar Rp8,4 triliun atau 6,5 persen (yoy) dikarenakan masyarakat cukup menjaga diri untuk tidak pergi ke fasilitas kesehatan selama pandemi," jelas dia.

Namun sebaliknya, klaim asuransi umum dan reasuransi naik sebesar Rp3,2 triliun atau 8,8 persen. " Terutama dari lini bisnis asuransi kredit, properti dan kargo," tambah dia.

Baca Selanjutnya: Rasio Kecukupan Investasi...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami