OJK Catat Penyaluran Kredit Perbankan di Juli Tumbuh 2,27 Persen

OJK Catat Penyaluran Kredit Perbankan di Juli Tumbuh 2,27 Persen
UANG | 4 Agustus 2020 13:28 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mencatat bahwa kredit perbankan mengalami pertumbuhan sebesar 2,27 persen di Juli 2020.

Angka ini naik dari bulan sebelumnya, di mana kinerja kredit hanya tumbuh 1,49 persen year-on-year. Lebih rinci, angka penyaluran kredit tersebut terhitung senilai Rp5.576 triliun per 23 Juli 2020.

Wimboh menyebutkan, pertumbuhan kredit ini didorong oleh penempatan dana murah pemerintah kepada perbankan. Adapun pemerintah saat ini telah melakukan penempatan dana Rp30 triliun kepada bank-bank BUMN dan Rp11,5 triliun kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD).

"Di bulan Juli kredit sudah meningkat dibandingkan Juni. Peningkatan di bulan Juli karena dana murah dari pemerintah," ujar Wimboh dalam konferensi pers virtual, Selasa (4/8).

Penempatan dana ini diharapkan menjadi amunisi untuk meningkatkan penyaluran kredit dan mendukung bangkitnya sektor riil dalam beberapa waktu ke depan. Bank BUMN dan BPD ditargetkan bisa melakukan leverage hingga 3 kali lipat dan 2 kali lipat dari dana yang ditempatkan.

Adapun hingga 27 Juli 2020, Wimboh menyampaikan, realisasi penempatan dana pemerintah telah mencapai Rp49,7 triliun. Angka tersebut sama dengan 165,5 persen terhadap alokasi dana pemerintah sebesar Rp30 triliun atau 41 persen dari total rencana distribusi kredit (hasil leverage) sebesar Rp121 triliun.

Baca Selanjutnya: Optimis Terus Meningkat...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami