OJK Sebut Investasi di Pasar Modal Sudah Terapkan Prinsip Syariah

UANG | 14 Mei 2019 16:45 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Direktur Pengelolaan Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sujanto, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai edukasi dan sosialisasi terkait investasi di pasar modal seperti reksadana. Hal ini untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat.

Dia mengatakan, saat ini masih cukup banyak masyarakat yang memiliki pandangan negatif terhadap investasi di pasar modal, termasuk reksadana. "Salah satu upaya OJK adalah dengan melakukan edukasi produk investasi tersebut. Melalui sosialisasi secara terus menerus OJK berupaya menghilangkan paradigma yang salah tentang investasi di pasar modal," kata dia, di Jakarta, Selasa (14/5).

Alasannya, kata dia, masyarakat berpikir bahwa investasi di pasar modal memiliki tendensi judi dan riba. Inilah yang menyebabkan masih cukup banyak masyarakat yang enggan berinvestasi di pasar modal.

"Banyak yang mengatakan merupakan sesuatu yang tidak sesuai dengan prinsip syariah. Bisa mengandung judi dan riba," lanjut dia.

Dia pun menjamin bahwa investasi di Reksadana Syariah telah memenuhi prinsip-prinsip syariah. Salah satunya dengan mengantongi fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Beberapa fatwa MUI telah diterbitkan dalam memastikan investasi secara syariah di pasar modal," jelas dia.

"Pengelolaan Reksadana Syariah pun tidak luput dari koridor prinsip syariah yang diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah serta diwajibkan untuk berinvestasi pada instrumen syariah seperti sukuk dan saham-saham yang terdaftar di daftar efek syariah," tandasnya. (mdk/bim)

Baca juga:
Cara Jitu Terhindar Investasi Bodong
Usia Berapakah Saat Anda Sudah Terlambat Untuk Berinvestasi?
Proyeksi dan Analisa Manulife pada Pasar Saham dan Obligasi Indonesia 2019
Jenis Investasi Paling Cocok Untuk Kaum Milenial
5 Keuntungan Saat Anda Mulai Investasi Sejak Dini
5 Tips Jitu Jalankan Bisnis Kontrakan Agar Tak Rugi
Tips Investor Millenial Raup Cuan di Pasar Modal Tahun ini

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.