Oktober 2019, Utang Luar Negeri Indonesia Meroket Jadi Rp5.614 Triliun

Oktober 2019, Utang Luar Negeri Indonesia Meroket Jadi Rp5.614 Triliun
Utang. ©Shutterstock
UANG | 16 Desember 2019 15:23 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) melansir data terbaru mengenai posisi utang luar negeri Indonesia. Per Oktober 2019, utang luar negeri Indonesia tercatat sebesar USD 400,58 miliar atau setara dengan Rp5.614 triliun (kurs hari ini). Angka utang ini naik dibanding bulan sebelumnya atau September 2019 yang tercatat hanya USD 394,2358 miliar.

Posisi utang per Oktober 2019 ini juga naik dibanding Oktober 2018 yang hanya USD 358,13 miliar.

Dikutip dari data resmi Bank Indonesia, utang luar negeri Indonesia sebesar USD 400,58 miliar ini terdiri dari utang luar negeri pemerintah bersama Bank Indonesia serta swasta.

Porsi utang luar negeri pemerintah sendiri mencapai USD 199,16 miliar dan Bank Indonesia sebesar USD 2,78 miliar. Total utang keduanya adalah USD 201,96 miliar. Total utang ini naik dibanding bulan sebelumnya yang hanya USD 197,13 miliar.

Sedangkan, porsi utang swasta tercatat sebesar USD 196,54 miliar. Angka utang ini naik dibanding bulan sebelumnya di USD 193,94 miliar.

Utang luar negeri swasta juga terbagi menjadi utang lembaga keuangan dan utang bukan lembaga keuangan. Di lembaga keuangan, terbagi menjadi utang perbankan yang tercatat mencapai USD 35,35 miliar. Sedangkan utang luar negeri non-perbankan tercatat USD 149,67 miliar.

Untuk lembaga bukan keuangan atau non financial corporation tercatat mencapai USD 149,67 miliar.

Baca Selanjutnya: Penyebab Tingginya Utang Luar Negeri...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami