Bisnis Olahraga Virtual, Tetap Bugar Meski Ada Corona

Bisnis Olahraga Virtual, Tetap Bugar Meski Ada Corona
UANG | 3 April 2020 07:00 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Lena menggelar karpet yoga di ruang tamunya. Sudah ada handphone terpasang di tripod. Pagi ini, dia akan live kelas yoga di Instagram. Sudah sekitar 2 minggu dia membuka kelas yoga secara live di Instagram maupun Facebook dengan durasi paling lama 1 jam.

Semenjak ada wabah virus corona di Indonesia, untuk pertama kalinya wanita satu anak ini membuka kelas yoga live. Tujuannya, agar orang-orang yang tidak bisa keluar rumah tetap bisa berolahraga.

Studio tempatnya mengajar pun sudah tutup sementara sejak 2 minggu lalu karena wabah ini. Sebagai gantinya, dia mengajar lewat live instagram. Dan terkadang lewat video call jika mengajar di private group.

"Kalau yang private saya masih datang ke rumah klien. Tapi sekarang jumlahnya sudah berkurang. Karena ada beberapa yang memang postpone (menunda) selama ada wabah corona ini," kata Lena kepada Merdeka.com.

Padahal, biasanya Lena bisa menerima 2 hingga 3 tempat dalam sehari selama seminggu. Namun sejak ada corona, jumlah klien-nya berkurang hingga 50 persen.

lena instruktur yoga

2020 Istimewa

Meski masih tetap mengajar secara private ke rumah klien, Lena pun menerapkan beberapa langkah pencegahan untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Seperti tidak menerima mengajar warga negara asing.

"Selebihnya paling jaga jarak ketika ngajar. Sebelum dan sesudah ngajar saya selalu cuci tangan," ungkapnya.

Meski begitu, imbauan di rumah justru memberi waktu baginya untuk istirahat. Dengan jadwal mengajar yang padat, membuat waktunya lebih banyak diisi dengan bekerja. "Kalau saya justru adanya social distancing ini jadi waktu untuk istirahat. Soalnya kalau sudah normal lagi waktu saya akan kembali diisi dengan mengajar," katanya.

Selain itu, dia juga bisa menghabiskan lebih banyak waktu bersama putranya yang baru berusia kurang dari 2 tahun.

Lena pun membagikan pengalamannya sejak mengajar secara live. "Orang-orang di sekitar saya suka pada ngeliatin saya lagi ngapain. Soalnya kan kalau ngajar live suara saya rada keras jadi mereka pada penasaran saya lagi ngapain. Terkadang suka berisik banyak suara orang ngobrol, anak saya teriak-teriak," katanya sambil tertawa.

1 dari 1 halaman

Tips Hidup Sehat

sehat rev1

Saat ada wabah seperti virus corona, menjaga daya tahan tubuh sangat penting, mengingat virus ini tidak bisa menular pada orang yang memiliki daya tahan tubuh yang baik. Untuk itu, dia menyarankan untuk makan makanan yang sehat, olahraga yang cukup, berjemur di pagi hari, istirahat yang cukup, dan mengonsumsi multivitamin.

Semua hal itu bisa dilakukan di rumah, bersama keluarga, pasangan, maupun dengan anak. Dengan demikian, Anda bisa menerapkan gaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan dengan keluarga.

Meski memiliki daya tahan tubuh yang baik, Anda juga harus menjaga kebersihan dan menjaga jarak dengan orang lain. Agar tidak menjadi pembawa virus corona.

Selain itu, masyarakat juga tidak perlu panik dalam menghadapi masa-masa ini. Tidak perlu panic buying dan menimbun banyak bahan pokok maupun hand sanitizer.

"Saya sama sekali enggak. Saya belanja sesuai kebutuhan saja dan emang biasa belanja bulanan," tutupnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Xendit Beri Dukungan Finansial bagi UMKM dan Bisnis Terdampak Covid-19
Karir Bob Hasan, dari Pebisnis Kayu Hingga jadi Menteri Andalan Soeharto
Miliarder Dunia Bongkar 3 Rahasia Raup Untung Besar Saat Berdagang
Rahasia Sudjiatmi Bangkitkan Presiden Jokowi Saat Bisnis Bangkrut Berkali-kali
Bisnis Ini Terpukul Social Distancing Akibat Virus Corona
Redam Dampak Corona, Ini yang Harus Dilakukan Perusahaan untuk Karyawannya

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami