Omnibus Law Jadi Pilihan Paling Rasional Atas Krisis Ekonomi Imbas Corona

Omnibus Law Jadi Pilihan Paling Rasional Atas Krisis Ekonomi Imbas Corona
UANG | 14 Juli 2020 18:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo, menilai Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja merupakan kebijakan yang paling mungkin diambil pemerintah untuk mengatasi krisis ekonomi akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Menurut dia, rencana regulasi tersebut memang bukan pilihan terbaik. Akan tetapi, RUU Cipta Kerja jadi opsi paling rasional untuk merespon kondisi saat ini.

"Omnibus Law menurut kami adalah strategi yang paling mungkin saat ini, bukan yang ideal. Mungkin dia bukan the best policy, mungkin bukan the second best, tapi itu yang paling mungkin diambil saat ini menjawab kebutuhan-kebutuhan objektif," ungkapnya dalam sesi teleconference, Selasa (14/7).

"Bahwa ada kekurangan pasti. Tapi apakah ini serba buruk pasti juga tidak. Jadi saya yakin ada hal baik," Yustinus menekankan.

Di lain sisi, Yustinus juga menyayangkan rendahnya kepekaan masyarakat atas inisiasi RUU Cipta Kerja. Dia menganggap isu tersebut hanya dimengerti oleh sekelompok pihak saja.

"Artinya masih jadi diskursus di level elit, di kelompok elit saja, orang kantoran. Pemerintah dan DPR harus melakukan literasi edukasi," imbuh dia.

1 dari 1 halaman

Omnibus Law Cipta Kerja Tawarkan Beragam Kemudahan

Padahal, dia menyatakan, konstruksi RUU Cipta Kerja banyak menawarkan berbagai terobosan dalam hal izin usaha. "Yang jelas kepastian hukum diperkuat, perizinan sekarang dipermudah, risk based assesment sekarang itu. Ini sangat membantu para pelaku UMKM," sebutnya.

"Dalam RUU Cipta Kerja tidak semua hal perlu izin, cukup sektor yang berisiko. Mereka cukup memberitahukan saya berusaha, saya berbisnis, meregistrasikan diri, itu cukup," tandas Yustinus.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

(mdk/bim)

Baca juga:
Aksi Damai Tuntut Pembatalan Omnibus Law di Depan Gedung DPR
Serikat Buruh dan Petani di Karawang Tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja
Aksi Demonstran Berkostum APD Tolak RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja di DPR
Ganti Rieke dengan Nurdin di Baleg, PDIP Perkuat Pengawalan RUU Omnibus Law & HIP
RUU Cipta Kerja Beri Dampak Positif ke Ekonomi dalam Jangka Panjang
Airlangga Yakin RUU Cipta Kerja akan Menjadikan Indonesia Paling Maju di ASEAN
RUU Cipta Kerja Dinilai Kembalikan Tujuan Utama Upah Minimum Pekerja

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami