Operasional Kereta Luar Biasa Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020

Operasional Kereta Luar Biasa Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020
UANG | 31 Mei 2020 11:44 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang operasional Kereta Api Luar Biasa (KLB), dari yang sebelumnya hanya sampai 31 Mei 2020 menjadi 7 Juni 2020. Hal ini ditujukan untuk melayani masyarakat yang dikecualikan sesuai dengan aturan pemerintah.

Perpanjangan KLB ini menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub No UM.006/A.518/DJKA/20 tanggal 29 Mei 2020 tentang perubahan atas Surat Edaran Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub No UM.006/A.218/DJKA/20 yang menyatakan bahwa KLB dioperasikan hingga 7 Juni 2020.

"Dalam hal operasional KLB, KAI masih tetap mengoperasikan 6 perjalanan KLB yang melayani 3 rute yaitu Gambir-Surabaya Pasarturi Lintas Selatan pp, Gambir-Surabaya Pasarturi Lintas Utara pp, dan Bandung-Surabaya Pasar Turi pp," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus melalui keterangan resminya, Minggu (31/5).

Mulai 1 Juni perjalanan Kereta Luar Biasa dari arah Surabaya hanya akan beroperasi setiap tanggal ganjil, dan KLB dari arah Jakarta dan Bandung akan beroperasi setiap tanggal genap.

Sementara untuk membeli tiket KLB lanjut Joni, penumpang masih tetap diharuskan membawa seluruh persyaratan sesuai SE Gugus Tugas Covid-19 Nomor 5 Tahun 2020 ditambah Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta bagi calon penumpang yang keluar atau masuk Provinsi DKI Jakarta.

"Penjualan tiket hanya dilakukan di stasiun keberangkatan mulai h-2 keberangkatan dan tidak dapat diwakilkan," terang Joni.

1 dari 1 halaman

Pembatasan Kapasitas

Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, Joni menuturkan KAI membatasi kapasitas angkut dengan menjual hanya 50 persen tempat duduk dari kapasitas kereta, membuat tanda batas antre dan marka pada tempat duduk di stasiun dan kereta untuk menerapkan physical distancing.

Kemudian menyediakan alat pengukur suhu badan, ruang isolasi, pos kesehatan, hand sanitizer, wastafel portable di stasiun serta rutin membersihkan fasilitas penumpang dengan disinfektan, dan berbagai langkah pencegahan lainnya.

Dengan diperpanjangnya jadwal perjalanan KLB, maka layanan angkutan barang yang dirangkaikan dengan KLB juga tetap KAI sediakan. Hal ini agar masyarakat semakin mudah untuk mengirimkan barang seperti dokumen, paket, produk industri, produk UMKM, e-commerce, makanan, sayur mayur, sepeda, motor dengan tarif yang menarik.

Hal ini merupakan bentuk komitmen KAI untuk tetap melayani angkutan penumpang dan barang ditengah pandemi Covid-19 sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. "Kami harap masyarakat terbantu dengan adanya perjalanan KLB. Layanan KLB ini juga akan terus kami evaluasi pengoperasiannya," tandasnya.

Reporter: Arie Nugraha

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
KAI Perpanjang Pembatalan Operasional Perjalanan KA Jarak Jauh Hingga 30 Juni
Penumpang KLB dari dan Menuju Jakarta Wajib Punya SIKM
Sambut The New Normal, Pegawai PT KAI Bakal Dilengkapi APD
Ada Pembatasan Operasional, Pengguna KRL Turun 90 Persen di Masa Lebaran
H+1 Lebaran, 38 Penumpang KLB Berangkat dari Stasiun Gambir
Skenario PT KAI Sambut New Normal, Penyesuaian Tarif Hingga Protokol Kesehatan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami