Organda DKI Jakarta Akui Alami Kerugian Besar Akibat Pelarangan Mudik

Organda DKI Jakarta Akui Alami Kerugian Besar Akibat Pelarangan Mudik
UANG | 26 Maret 2020 12:02 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi DKI Jakarta menyambut baik langkah pemerintah yang membatalkan program Mudik Gratis bareng 2020, demi menekan penyebaran virus Corona (Covid-19) yang kian meluas di berbagai wilayah Indonesia.

Ketua Umum Organda Provinsi DKI Jakarta Shafruhan Sinungan mengakui, adanya kerugian cukup besar bagi anggota Organda karena pelarangan mudik ini.

"Kebijakan meniadakan mudik gratis, harus dilakukan. Karena banyak bus untuk mudik sudah dibatalkan oleh penyewa," kata Shafruhan saat dihubungi Merdeka.com, pada Kamis (26/3).

Menurutnya, program mudik gratis merupakan agenda tahunan yang berkontribusi besar untuk meningkatkan pendapatan usaha, baginya dan pelaku usaha lainnya yang bergerak di bidang jasa transportasi angkutan darat.

Untuk menekan kerugian lebih besar Organda telah meminta bantuan pemerintah, melalui Kementerian Perhubungan untuk dapat memberikan bantuan khusus bagi pengusaha transportasi darat dan Sopir bus yang terdampak kebijakan meniadakan mudik gratis 2020.

"Sekitar 200.000 jiwa, jumlah sopir bus yang merugi sekarang," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Pelarangan Mudik

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bahwa program Mudik Gratis 2020 dibatalkan karena adanya pandemi virus corona yang tidak dapat dipastikan kapan berakhirnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi membenarkan hal tersebut, demikian pula mudik gratis yang diadakan oleh BUMN.

"Betul (dibatalkan). Sama dibatalkan juga (mudik gratis BUMN)," ujarnya melalui pesan singkat kepada Liputan6.com, Senin (23/3).

Dengan demikian, seluruh proses pendaftaran Mudik Gratis 2020 yang telah dilakukan beberapa waktu lalu tidak berlaku. Kemenhub sendiri sebenarnya akan mengkaji opsi pelarangan mudik demi mencegah penularan virus corona.

"Apakah akan dilarang, apakah akan dibatasi atau diberi imbauan, kita masih akan kaji," ujar juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati beberapa waktu lalu. (mdk/azz)

Baca juga:
Imbau Masyarakat Tak Mudik, Pemerintah Minta Silaturahmi Lewat Video Call
Keputusan Pelarangan Mudik Lebaran 2020 Tunggu Restu Presiden Jokowi
Penyelenggaraan Mudik Gratis 2020 Ditiadakan
Muhammadiyah Imbau Warga Pantau Perkembangan Corona Sebelum Rencanakan Mudik
Kemenhub dan BUMN Batalkan Mudik Gratis 2020
Kemenhub Kaji Opsi Larangan Mudik saat Lebaran Karena Pandemi Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami