Pabrik sagu Perhutani di Sorong serap 400 ribu tenaga kerja

UANG | 29 Maret 2014 17:00 Reporter : Nurul Julaikah

Merdeka.com - Perum Perhutani berupaya menyelesaikan pembangunan pabrik sagu senilai Rp108 miliar di Sorong, Papua, dalam 1,5 tahun. Pabrik seluas 16 ribu hektar yang mulai dibangun sejak Oktober 2013 tersebut ditargetkan beroperasi pada April 2015.

Direktur Utama Perhutani Bambang Sukmananto mengatakan, pabrik sagu bakal menyerap sekitar 400 ribu tenaga kerja lokal. Pada tahun pertama, kapasitas produksi pabrik sagu sebesar 24 ribu ton, selanjutnya bakal meningkat menjadi 30 ribu ton. "Harga jual Rp 6.000 per Kg," katanya saat perayaan ulang tahun Perum Perhutani ke-53, di Jakarta, Sabtu (29/3).

Bambang mengaku tidak sendirian dalam membangun pabrik sagu di Sorong melalui. Mereka mendapat sokongan dari pemerintah antara lain berupa akses jalan dan pelabuhan.

"Ini perintah presiden kepada Pak Dahlan (menteri BUMN) untuk bangun pabrik sagu dan kita yang ditunjuk. Tapi kalau ditambah bikin pelabuhan enggak mungkin, jalan enggak mungkin," ungkapnya.

Selain itu, Perhutani juga tengah berdiskusi dengan PLN terkait penyediaan listrik. Rencananya, bakal dibangun pembangkit listrik tenaga biomassa yang akan dikombinasi oleh batu bara berkapasitas 2,5 megawatt. Sebanyak 1,5 megawatt untuk industri, sisa listriknya untuk wilayah sekitar.

"Disana itu berat energinya, PLN enggak sanggup pakai bahan bakar minyak, pengennya teknologi kayu. Kita lagi mengusahakan itu, biomas energi baru juga," jelasnya.

(mdk/yud)