Pagi ini, Rupiah mulai menguat di level Rp 14.500-an per USD
UANG | 20 Agustus 2018 10:20 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) mulai menunjukkan penguatan setelah sebelumnya bertahan di level Rp 14.600-an per USD. Pagi ini, Senin (20/8), Rupiah dibuka di level Rp 14,583 per USD, menguat tipis dibanding penutupan kemarin di level Rp 14.593 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat menguat usai pembukaan di level Rp 14.578 per USD. Namun kembali melemah ke level Rp 14.589, dan saat ini Rupiah berada di level Rp 14.588 per USD.

Pemerintah menyadari, tahun depan masih banyak faktor yang menjadi tantangan dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. "Baik dari faktor dinamika ekonomi negara maju, termasuk normalisasi kebijakan moneter di Amerika Serikat dan Eropa, serta perkembangan ekonomi Tiongkok," ujar Presiden Jokowi membacakan nota keuangan dan RAPBN 2019 di Gedung DPR, Kamis (16/8).

Dalam nota keuangan dan RAPBN 2019, pemerintah memprediksi nilai tukar rupiah masih berada di level Rp 14.000 per USD. "Nilai tukar Rupiah tahun 2019 diperkirakan berada di kisaran Rp14.400 per USD," jelasnya.

Menurut Presiden, tantangan pelemahan mata uang tidak hanya dialami Rupiah, tetapi juga oleh banyak mata uang negara lain. Dilihat secara year to date (ytd) Rupiah terdepresiasi atau melemah 7,04 persen atau lebih rendah dari India, Brazil, Afrika Selatan, dan Rusia. Sedangkan untuk aliran modal asing telah kembali masuk ke pasar keuangan domestik pada semua jenis aset.

Baca juga:
Bank Indonesia: Kita optimis Rupiah stabil di Rp 14.400 pada tahun depan
Kata BI soal suku bunga acuan naik tapi Rupiah masih melemah di Rp 14.600-an per USD
Bos Waskita keluhkan pelemahan Rupiah pengaruhi nilai proyek
Nota Keuangan RAPBN 2019: Rupiah diprediksi di kisaran Rp 14.400 per USD
Rupiah dibuka melemah di level Rp 14.618 per USD

(mdk/azz)