Pahala Mansury Jadi Dirut BTN

UANG | 22 November 2019 18:40 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengumumkan Pahala Mansury menjadi Direktur Utama Bank BTN. Sebelumnya, Pahala merupakan Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) yang kemudian digantikan oleh Emma Sri Martini yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Telkomsel.

"Bapak Pahala Mansury ada tugas baru juga sebagai Direktur Utama Bank BTN," ujar Erick Thohir di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Antara, Jumat (22/11).

Selain itu, mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Hamzah ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank BTN. Penetapan keduanya pun akan dilangsungkan pada rapat umum pemegang saham (RUPS) yang akan dilakukan pada akhir November 2019.

"Untuk BTN rapat umum pemegang sahamnya memang akhir bulan (November) ini," ungkap Erick.

Sebelumnya, Oni Febriarto Rahardjo telah ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Bank BTN. Keputusan ini berdasarkan pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang digelar Kamis (29/8).

1 dari 2 halaman

Sepak Terjang Pahala Mansury

Kehadiran Pahala di perusahaan BUMN bukan hal yang baru. Dirinya sudah mencicipi posisi di berbagai bidang perusahaan BUMN.

Sebelum ditetapkan menjadi Direktur Keuangan PT Pertamina dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (13/9), Pahala pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Dia menjabat selama 17 bulan hingga Rabu (12/9).

Di dunia perbankan, Pahala memulai karirnya sejak tahun 2003 di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bank Mandiri. Pada tahun 2010, Pahala dipercaya sebagai salah satu direktur Bank Mandiri.

Dari segi pendidikan, Pahala mendapatkan gelar sarjananya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI). Kemudian, dia memperoleh gelar pendidikan lebih tinggi yakni MBA Finance dari Stern School of Business, New York University, Amerika Serikat (AS).

2 dari 2 halaman

Suprajarto Tolak Jadi Dirut BTN

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Suprajarto dikabarkan akan menduduki posisi Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, menggantikan Maryono yang diberhentikan sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Luar Biasa (RUPLS) Bank BTN.

Meski demikian, Suprajarto menolak posisi tersebut. Untuk itu, dia memutuskan untuk mengundurkan diri dari hasil RUPSLB BTN.

"Atas penetapan RUPSLB BTN pada hari ini, saya tidak dapat menerima keputusan itu dan saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari hasil keputusan RUPSLB BTN," kata Suprajarto di Jakarta, Kamis (29/8).

Dia mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan selama menjabat sebagai Dirut BRI. Dia mengaku tidak mau berandai-andai untuk menjadi direktur utama perusahaan BUMN lain.

"Saya tidak mau berandai-andai, terima kasih," tegasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Eks Komisioner KPK Chandra Hamzah Jadi Komisaris Utama Bank BTN
Resmi Kerja Sama, BTN Layani Transaksi Pencairan Non Tunai Produk Pegadaian
September 2019, BTN Syariah Salurkan Pembiayaan Rp29,46 Triliun
Gelar Pameran Properti IPEX 2019, BTN Incar Nilai Transaksi Rp3 Triliun
BTN Catatkan Laba Rp801 Miliar di Kuartal III-2019
BTN Incar Peningkatan Dana Murah di Bengkulu