Pasar konstruksi Indonesia setara Korea Selatan

Pasar konstruksi Indonesia setara Korea Selatan
Jalan layang Non Tol Casablanca-Tanah Abang. ©2012 Merdeka.com/imam buhori
EKONOMI | 25 September 2014 19:53 Reporter : Nurul Julaikah

Merdeka.com - Tahun depan pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN resmi diberlakukan. Hampir semua sektor ekonomi akan saling bersaing. Termasuk sektor jasa konstruksi.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menuturkan, sektor konstruksi harus mendapat perhatian agar bisa bersaing dengan negara lain. Tidak hanya sebagai pasar, tapi juga pelaku di pasar konstruksi ASEAN.

Tahun ini, kata dia, nilai pasar kontruksi Indonesia sudah menyamai Korea Selatan. Bahkan, Indonesia diprediksi akan menjadi pasar perumahan ketiga terbesar di dunia.

"Artinya Indonesia di samping merupakan pasar potensial, tetapi juga mampu berperan sebagai basis produksi sektor kontruksi di kawasan ASEAN," ucap Djoko Kirmanto dalam acara penghargaan pemenang kompetisi konstruksi Indonesia 2014 di Jakarta, Kamis (25/9).

Dia menuturkan, perusahaan sektor konstruksi nasional selama ini sudah unjuk gigi di kawasan ASEAN. "Sejauh ini badan Usaha Jasa Konstruksi Nasional telah memiliki pengalaman dan berhasil melaksanakan pekerjaan kontruksi di Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia dan saat ini di Myanmar dan Timor Leste," kata dia.

Namun, Djoko Kirmanto tetap berpesan agar badan usaha Jasa konstruksi nasional bekerja sama dengan badan usaha jasa konstruksi ASEAN. kerja sama ini dalam bentuk joint operation atau join venture.

"Oleh karena itu, Badan Usaha Jasa Kontruksi Nasional harus menjadi partner yang aktif dalam bermitra dengan Badan Usaha Jasa Kontruksi ASEAN," ucapnya.

Menurut dia, kerjasama ini dapat meningkatkan kualitas SDM, teknologi dan permodalan Badan Usaha Jasa Kontruksi Nasional. Untuk penyertaan modal asing akan menjadi 70 persen untuk konsultan, yang semula hanya 51 persen.

Sedangkan, untuk kontraktor masih tetap atau maksimal 55 persen. Di samping itu, tenaga kerja asing hanya dibatasi untuk level direktur, manajer, tenaga ahli yang mematuhi aturan perundang-undangan yang ada.

(mdk/noe)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini