Pastikan Ketersediaan Pasokan, Bulog Modifikasi Gudang Beras Aman dari Banjir

UANG | 23 Januari 2020 19:21 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso, mendatangi kantor Kementerian BUMN untuk melaporkan persediaan beras dalam menghadapi cuaca buruk. Dalam rangka antisipasi bencana banjir, pihaknya sudah memperbaiki gudang beras agar tidak terendam air.

Salah satunya memindahkan gudang ke tempat yang berada di ketinggian. "Kecuali bencana alam lain (tidak bisa dihindari), tapi insyaallah kalau dari banjir aman," ujar Buwas di Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (23/1).

Dia memastikan tidak perlu khawatir kekurangan beras bila terjadi bencana. Sebab, cadangan beras semua sengaja dibuat lebih. "Jadi tak usah takut kalau kita tidak ada beras," singkatnya.

Dia menambahkan, tidak ada perbedaan stok beras di tiap provinsi meskipun kerentanan terhadap bencana tiap wilayah berbeda. Bila terjadi kekurangan bisa mengambil persediaan yang telah disiapkan Bulog.

1 dari 1 halaman

Siapkan 200 Ton Beras Tiap Provinsi

Tiap provinsi Bulog menyimpan cadangan beras 200 ton. Sementara tiap kabupaten disiapkan cadangan beras 100 ton. "Kita kan tidak bisa memprediksi bahwa cuaca A B C dan D, jadi kita harus siap semuanya," kata Budi.

"Anytime bisa diambil untuk 200 ton. Tapi kalau lebih dari itu kita siapkan," tambahnya.

Dalam penyalurannya, cadangan beras akan dikoordinasikan dengan Kementerian Sosial. "Any time, setiap saat sudah bisa kita gunakan di daerah itu," kata Buwas.

(mdk/bim)

Baca juga:
Pemenang Lelang Beras Turun Mutu Diputuskan Usai Natal
Bank BJB Suntik Bulog Modal Rp1 Triliun untuk Akselerasi Bisnis
Penyelundupan Garuda Indonesia Sampai Kasus Jiwasraya Bikin Heboh Sepanjang 2019
Mentan Pastikan Stok Pangan Aman untuk Tiga Bulan ke Depan
Penyaluran Terlambat Disebut Jadi Pemicu Penurunan Mutu 20.000 Ton Beras Bulog
Sorotan Publik pada BUMN di Bawah Kepemimpinan Erick Thohir
Kemenkeu Sebut Bulog Tak Optimal Manfaatkan Modal dari Negara

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.