Patroli Laut Bea Cukai Bantu Pencarian Korban Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

Patroli Laut Bea Cukai Bantu Pencarian Korban Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182
Dua Sea Rider Kopaska bersiap melakukan pencarian Sriwijaya Air SJ 182. ©2021 Merdeka.com
UANG | 10 Januari 2021 20:00 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Tim patroli laut Bea Cukai dari Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Tanjung Priok turut melakukan pencarian terhadap pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, pada Sabtu (9/1).

Bea Cukai menerjunkan 18 orang petugas yang terdiri dari satu orang nahkoda, tiga orang anggota satuan tugas, dan 14 anak buah kapal dengan menggunakan kapal patroli BC 9006 untuk melakukan pencarian ini.

Nahkoda kapal patroli BC 9006, Sulaiman dalam pernyataan di Jakarta, Minggu, menyatakan bahwa kegiatan kemanusiaan ini dilakukan atas inisiatif PSO Bea Cukai Tanjung Priok setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Kanwil Bea Cukai Jakarta dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai.

"Kegiatan ini kami lakukan secara terkoordinasi dan dipimpin langsung oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)," kata Sulaiman dikutip Antara, Minggu (10/1).

Kapal patroli Bea Cukai BC 9006 telah bertolak dari dermaga PSO Tanjung Priok menuju perairan di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki, pada Sabtu (9/1), sekitar pukul 21.00 WIB. Kemudian, menurut Sulaiman, pada Minggu (10/1) pukul 01.10 WIB dini hari, kapal patroli BC 9006 bersandar pada Kapal Basarnas KN SAR Wisnu untuk melakukan koordinasi terkait proses pencarian.

"Sejak pukul 05.00 WIB kapal patroli BC 9006 bersama tim dari berbagai instansi telah melakukan penyisiran di perairan sekitar Pulau Lancang. Kami menerima hasil temuan kapal nelayan sebanyak dua kali pada pukul 07.41 WIB dan 09.49 WIB. Temuan tersebut diduga bagian tubuh manusia," katanya.

Hingga saat ini, proses penyisiran dan pencarian masih terus dilakukan kapal patroli BC 9006 dengan terus berjaga di sekitar perairan Kepulauan Seribu untuk menunggu arahan selanjutnya dari Basarnas.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya pesawat Sriwijaya Air nomor...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami