Pegadaian Akan Rambah Bisnis Fintech

UANG | 30 September 2019 18:33 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto‎ mengatakan, pihaknya ingin melebarkan sayap bisnis baru berupa Financial Technology (fintech), dengan menggandeng perusahaan yang sudah bergerak pada bidang tersebut.

"Kami sedang pilih karena Pegadaian itu kan kuat dan namanya baik, kami tidak mau bekerja sama dengan fintech yang asal-asalan. Jadi kami harus cari fintech yang setara dan bagus yang bisa kami berkolaborasi," kata K‎uswiyoto di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Senin (30/9).

Saat ini perusahaannya masih melakukan seleksi perusahaan fintech yang boleh dikerjasamakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perusahaan yang sudah mendapat izin dari lembaga tersebut.‎ Nantinya, Pegadaian akan memilih perusahaan fintech yang memiliki kekuatan basis pelanggan, sistem permodalan dan manajemen risiko yang bagus.

"M‎ereka juga harus kuat permodalannya, sistemnya, manajemen risikonya bagus, dibuktikan misalnya dari tingkat NPL mereka yang tidak tinggi, gitu-gitu lah," tuturnya.

Dia mengungkapkan, saat ini ada tiga hingga fintech yang masih dievaluasi. Targetnya, kerjasama dengan fintech akan terealisasi pada kuartal 4 2019.

‎"Insya Allah bisa lah ya, kami akan pilih-pilih juga. Di Q4. Kami harus merealisasikan ini karena ini juga suatu tuntutan zaman, bukan hanya di Pegadaian, semua institusi keuangan perlu," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Fintech TunaiKita Telah Salurkan Pinjaman Rp1,74 Triliun
Fintech Asetku Catat Telah Salurkan Dana Lebih dari Rp3 Triliun
Kredivo Terapkan Teknologi Verifikasi Data dan Pendeteksi Penipuan Setara Bank
3 Tips agar Tak Sengsara Akibat Pinjaman Online Ilegal
BI: Inovasi Fintech Jangan Kebablasan dan Harus Hati-Hati
OJK Tutup 1.300 Fintech Ilegal

(mdk/azz)