Pegadaian Bidik Pembiayaan Rp46,5 Triliun di 2019

UANG | 23 September 2019 12:13 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto menargetkan pembiayaan sebesar Rp46,5 triliun di tahun ini. Angka ini naik 15,20 persen dari pembiayaan tahun lalu senilai Rp40,34 triliun.

"Target kita bisa tumbuh 15 persen (pembiayaan) untuk tahun ini. Ini lebih tinggi dari tahun lalu yang cuma 12 persen," tutur Kuswiyoto di Jakarta, Senin (23/9).

Meski kompetisi di industri gadai semakin sengit, pihaknya menegaskan akan terus berinovasi seperti salah satunya mentransformasikan produk gadai menjadi produk digital.

"Hampir semua produk kita sudah digital, tinggal kita sekarang memasarkan saja ke masyarakat karena hari ini pengguna pegadaian capital expenditure (capex) baru 1 juta. Nah itulah pr kami untuk mengedukasi masyarakat," ujarnya.

"Dengan begitu kan kita bisa jauh lebih efisien dengan mengurangi tenaga di satu pihak, jaringan nasabah juga bisa jauh lebih mudah dan murah. Mereka bisa bertransaksi kapanpun dimanapun. Kalau mereka ngandalin SDM kita kan outletnya terbatas," lanjut dia.

Hingga kuartal III 2019, total outstanding loan (pembiayaan) Pegadaian mencapai Rp45 triliun tumbuh 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di mana Rp35 triliun setara 78 persen berasal dari lini bisnis gadai.

Sedangkan sisanya Rp10 triliun setara 22 persen bersumber dari bisnis non gadai. Sementara itu, posisi rasio nonperforming financing (NPF) secara gross tercatat sebesar 1,7 persen pada kuartal III 2019.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Banyaknya Sumber Pendanaan Bikin Tren Bisnis Gadai Stagnan
Apresiasi Nasabah, Pegadaian Kembali Gelar Badai Emas dengan Hadiah Lebih Menggelegar
Pelni dan Pegadaian Rayakan Kemerdekaan RI di Namlea
Keseruan Puncak Badai Emas Pegadaian 2019, Banyak Hadiahnya
Harga Emas Naik Tajam, Pegadaian Nilai Akibat Gejolak Pasar Global
Hingga Semester I-2019, Deposit Emas Pegadaian Capai 3,1 Ton

(mdk/azz)