Pekerja Disabilitas di BUMN Kurang dari 1 Persen

UANG | 9 Desember 2019 21:58 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Pemerintah memberikan kesempatan untuk penyandang disabilitas bekerja di kementerian dan lembaga dan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tak hanya itu, penyandang disabilitas juga diberi kesempatan untuk berkarir di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Direktur Utama (Dirut) PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi mengemukakan, hal tersebut dilakukan untuk memberikan kepercayaan diri pada para penyandang disabilitas, bahwa mereka pun dapat berkontribusi yang sama dengan karyawan lainnya tanpa mendapatkan perlakuan khusus, kecuali fasilitas kerja yang disesuaikan.

Meski demikian, masih sedikit para penyandang disabilitas yang mendaftar, dan berminat bergabung untuk bekerja di PNM, yakni kurang dari 1 persen atau hanya 20 orang. Mereka semua berstatus karyawan dengan lama kerja, mulai dari 3 tahun sampai belasan tahun, dan hanya beberapa karyawan yang masih dalam masa percobaan (probation) selama tiga bulan, sebagai hasil rekrutmen baru.

"Kami selalu berusaha mencari dan merekrut calon karyawan penyandang disabilitas, baik dalam proses rekrutmen yang PNM lakukan sendiri secara rutin, maupun melalui Rekrutmen Bersama BUMN, di mana hal ini dilakukan dalam memenuhi harapan Pemerintah untuk bisa memperbanyak kesempatan kerja bagi para penyandang disabilitas," kata Arief di Jakarta, Senin (9/12).

Dia menambahkan, bagi para penyandang disabilitas, PNM memandang perlu untuk memberikan kesempatan kepada mereka sesuai kompetensi yang dimiliki, dan sesuai dengan UU No. 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

Hal tersebut dilakukan dengan memastikan, mereka mendapatkan platform yang dibutuhkan untuk meraih potensi penuh dan menjadi inovator masa depan, serta mendukung sistem perekonomian secara inklusi.

1 dari 1 halaman

Koordinasi dengan Baik

Selain di PNM, PLN juga memberikan kesempatan kerja untuk penyandang disabilitas. Seperti seorang penyandang disabilitas, Willy Hendrawan yang saat ini menjalani tahapan on The Job Training (OJT) di PLN dan ditempatkan di Talent Development, bidang Recruitment and Onboarding Development, mengemukakan, dalam menjalankan tugasnya sehari-hari, koordinasi dan kerjasama dalam teamwork, berjalan lancar dan sangat baik.

"Saya dibimbing oleh rekan senior, manajer, dan VP dengan sangat baik, demikian pula dalam hal komunikasi dilakukan seperti layaknya teman. Dengan demikian suasana kerja menjadi nyaman. Selain itu apa yang diajarkan dan diarahkan kepada saya, juga dapat diterima dengan baik oleh kedua belah pihak," katanya.

Dia berharap, bisa membantu perusahaan supaya bisa berkembang dan semakin maju menjadi perusahaan kelas dunia, bahkan menjadi kebanggaan Indonesia. (mdk/azz)

Baca juga:
Pemerintah dan BUMN Beri Peluang Disabilitas Meniti Karir, Ini Syaratnya
Belajar Arti Kesetaraan dari Kaum Disabilitas
Semangat Penyandang Disabilitas Ikut Lomba Lari di Jalur Gaza
Pemeriksaan Gigi Gratis Bagi Penumpang MRT Disabilitas
Tak Kenal Maka Tak Sayang Angkie Yudistia
Menggapai Masa Depan di Perpustakaan Tunanetra

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.