Pelabuhan Patimban akan Dimanfaatkan untuk Ekspor Produk Otomotif Indonesia

Pelabuhan Patimban akan Dimanfaatkan untuk Ekspor Produk Otomotif Indonesia
UANG | 20 November 2020 17:28 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia menargetkan industri otomotif nasional bisa menjadi pemain utama di pasar global lewat ekspor. Ditargetkan tahun 2025 mendatang, Indonesia ditarget bisa memproduksi kendaraan listrik sebesar 20 persen dari kapasitas keseluruhan produksi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan, rencana capaian ini sebagai upaya pemerintah untuk menurunkan emisi gas buang sebesar 29 persen sesuai target 2030.

"Target tersebut akan dapat mendukung target pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada 2030," kata Sigit dalam Dialog Publik Online Kementerian Perhubungan bertajuk Pelabuhan Patimban dan Geliat Ekonomi Nasional, Jakarta, Jumat (20/11).

Sigit melanjutkan, Indonesia akan menarik investasi industri komponen utama. Sebab valuasi ekonomi produk dari komponen ini sangat tinggi dan mendorong hilirisasi bahan baku baterai di Indonesia.

Untuk mewujudkan capaian tersebut, saat ini pemerintah sudah membangun Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat. Pada tahap pertama, pelabuhan ini akan dipergunakan untuk kegiatan ekspor produk otomotif Indonesia.

Menurut Sigit, pelabuhan memegang peran penting dalam perdagangan internasional. Pelabuhan menjadi gerbang utama dalam setiap proses bongkar muat ekspor dan impor.

Baca Selanjutnya: Manfaat Perekonomian...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami