Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul di Bali Ditargetkan Rampung Pertengahan 2021

Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul di Bali Ditargetkan Rampung Pertengahan 2021
UANG | 5 Agustus 2020 11:07 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Pemerintah tengah membangun infrastruktur berupa dua pelabuhan di Bali sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pariwisata di wilayah itu. Pembangunan pelabuhan penyeberangan dilakukan di Pelabuhan Sampalan di Pulau Nusa Penida serta Pelabuhan Bias Munjul di Pulau Nusa Ceningan, Kabupaten Klungkung Provinsi Bali.

Pembangunan kedua pelabuhan tersebut untuk mendukung pariwisata di Bali yang termasuk ke dalam Pelabuhan Segitiga Emas (Sanur, Nusa Penida dan Nusa Ceningan/Lembongan) dan terhubung dengan Pelabuhan Sanur yang terletak di Denpasar.

"Insya Allah kedua pelabuhan ini bisa selesai dalam waktu sembilan bulan atau pertengahan tahun 2021," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat peletakan batu pertama, ditulis Rabu (5/8).

Dia menjelaskan, pihaknya telah menggelar rapat secara intensif dengan Pemprov Bali untuk membicarakan dukungan transportasi terhadap pariwisata di Bali seperti konsep super hub tourism, maritim, dan penelitian tentang rencana akses darat menuju Bali Utara.

"Presiden Joko Widodo berpesan agar Bali bisa menjadi super hub tourism tidak hanya bagi Indonesia tetapi sampai Asia Tenggara bahkan Australia," kata dia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menambahkan, pemerintah terus meningkatkan pembangunan infrastruktur untuk mendukung sektor pariwisata yang saat ini sedang dikebut pengembangannya.

"Ke depan perubahan tren baru pariwisata sesudah pandemi COVID-19 akan bermuara pada quality tourism atau perjalanan pariwisata yang lebih berkualitas. Dengan pengembangan infrastruktur di Bali sudah tentu akan meningkatkan kualitas pariwisata di sana," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Dia menjelaskan salah satu strategi...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami