Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Jual Tiket 100 Persen Online Mulai 2020

Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Jual Tiket 100 Persen Online Mulai 2020
UANG | 30 Desember 2019 16:45 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banjarmasin, Capt Mugen S Sartoto, mengatakan tahun depan Pelabuhan Trisakti akan sepenuhnya menerapkan digitalisasi. Semua tiket nantinya akan dijual secara online.

Dia menjelaskan, dengan sistem online tersebut penjualan tiket akan menjadi lebih transparan dan menghilangkan praktik calo. Adapun saat ini, dari 3 perusahaan yang beroperasi, baru satu yang sudah menerapkan sistem online tersebut.

"Yang jelas mereka (3 perusahaan) di saat pertemuan terakhir (sepakat) Maret tahun depan. Kita berharap begitu (tidak ada lagi jual tiket offline)," kata dia, saat ditemui di Posko Natal dan Tahun Baru Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (30/12).

Dia menjelaskan, hal itu memang bukan suatu hal yang mudah. Karena di balik efisiensi yang dihasilkan, ada sebuah kebiasaan yang harus dihilangkan yaitu membeli tiket secara manual. "Kadang ini kan mengubah culture (budaya) masyarakat ini tidak mudah," ujarnya.

Namun dia memastikan, dengan adanya sistem online, masyarakat dalam hal ini pengguna jasa transportasi kapal laut akan menjadi lebih nyaman dan aman.

"Kalau bagi pengguna jasa dia juga sama kepastian dari jadwal kedatangan kapal itu sendiri. Yang kedua juga kepastian dia mendapatkan seat di kapal. Dan yang jelas dia bisa menjadwalkan dengan menyesuaikan dia datang darimana, dia punya kegiatan di mana. Akan lebih reliable akan lebih memberi kepastian," ungkapnya.

Selain itu, dengan sistem online tersebut akan ada transparansi harga tiket yang dijual. "Transparansi harga tiket berapa misal Rp500.000 kadang-kadang kalau belum online calo ada yang nambahin Rp100.000 ada Rp50.000," ungkapnya.

Tidak hanya bagi penumpang, sistem online juga akan memberi keuntungan bagi perusahaan selaku penyedia jasa angkutan. "Kalau dengan digitalisasi yang jelas harapan saya sangat besar. Bagi operator dia lebih mudah mengadministrasi kan ngitung penumpang naik. Kemudian juga tentunya dia lebih mudah untuk membuat jadwal," ujarnya.

Dengan demikian, dia optimistis penerapan digitalisasi di pelabuhan akan mampu mendongkrak jumlah penumpang. "Saya yakin itu akan menaikkan jumlah penumpang bagi kita kan penumpang itu kan kepastian," tutupnya.

Baca Selanjutnya: Tiket Pesawat Mahal Penumpang Kapal...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami