Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Siap Terapkan Protokol Kenormalan Baru

Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Siap Terapkan Protokol Kenormalan Baru
UANG | 1 Juni 2020 16:30 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Dampak Covid-19 di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ari Juliano Gema, memastikan protokol kenormalan baru akan menjadi acuan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) dalam menjalankan usahanya. Setidaknya, mereka siap untuk menyambut era new normal dengan menerapkan protokol yang berfokus pada aspek program bersih, sehat, aman.

Dia mengharapkan dengan protokol ini akan meningkatkan standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan di sektor pariwisata, sekaligus peningkatan inovasi digital untuk memajukan sektor-sektor ekonomi kreatif Indonesia agar dapat bangkit dan bersaing di pasar global.

"Khusus sektor pariwisata, penerapan protokol normal baru tersebut bertujuan agar wisatawan dapat tetap berkunjung dengan tenang dan nyaman karena fasilitas pariwisata kini sudah semakin disempurnakan dengan standar Bersih, Sehat, Aman yang terverifikasi," katanya melalui keterangannya, Senin (1/6).

Protokol tersebut nantinya akan menjadi standar dan kultur baru di sektor parekraf. Mulai dari kedatangan di bandara, pengawasan di pintu masuk utama kawasan, penerimaan tamu, pengawasan aktivitas wisatawan, hingga menyediakan fasilitas kesehatan bagi wisatawan.

1 dari 1 halaman

Pemda Diminat Hati-Hati Buka Kembali Destinasi Wisata

hati hati buka kembali destinasi wisata rev1

Ari menjelaskan, protokol kesehatan ini akan melalui beberapa tahapan, mulai dari melakukan simulasi, lalu sosialisasi, publikasi kepada publik, dan yang terakhir melakukan uji coba. Pelaksanaan tahapan-tahapan ini harus diawasi dengan ketat dan disiplin serta mempertimbangkan kesiapan daerah.

"Ke depan, sesuai arahan Presiden, setiap pemerintah daerah tetap harus memperhatikan betul kondisi R0 dan Rt, atau laju penyebaran Covid-19 di daerahnya dalam mempersiapkan pembukaan destinasi pariwisata, sehingga penerapan protokol kesehatan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan," katanya.

(mdk/bim)

Baca juga:
Antisipasi Covid-19, Upacara Hari Lahir Pancasila Dilaksanakan Virtual
Mengintip Persiapan Masjid-masjid di Jakarta Menyambut New Normal
New Normal Buat Investasi Telkom di Sektor Digital Lebih Menarik
Wagub DKI Sebut 4 Syarat Ini Harus Dipenuhi Jakarta untuk Terapkan New Normal
New Normal akan Diterapkan, Airlangga Sebut Ada Perubahan Pelatihan Kartu Prakerja
Mulai 2 Juni 2020 Kota Tasikmalaya Jalani New Normal
Rahasia Jaga Daya Tahan Tubuh Hadapi New Normal dengan Vitamin C Nasional

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agar Jiwa Tak Terguncang Karena Corona

5