Pelemahan Ekspor Dampak Perang Dagang Diproyeksi Masih Hantui Indonesia di 2020

UANG | 19 Agustus 2019 13:14 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, menyampaikan pandangannya terhadap kegiatan ekspor Indonesia pada 2020 mendatang. Dia mengakui kalau Indonesia sedang menghadapi masa sulit, apalagi dengan adanya perang dagang Amerika Serikat dengan China, serta Jepang dengan Korea. Apalagi ditambah dengan Brexit. Namun, hal ini tidak boleh dijadikan alasan untuk berdiam diri.

"Seperti yang tadi saya gambarkan kondisi ini tidak mudah, memang. Itu fakta. Kapan akan berakhir juga kita tidak tahu. Tapi kita tidak boleh berdiam diri. Pak Presiden (Joko Widodo) menyampaikan kita harus melihat dari sisi opportunity. Apa saja kita ambil," ungkapnya di Jakarta, Senin (19/8).

Menteri Enggar kemudian menitikberatkan soal relokasi industri. Indonesia harus bisa menangkap semua peluang relokasi industri agar negara-negara mau membangun pabriknya di Indonesia.

Nantinya, pemerintah akan menyiapkan berbagai insentif dan mempermudah perizinan agar banyak perusahaan yang datang. "Makanya kita harus itu (menarik agar perusahaan di berbagai negara merelokasi pabrik ke Indonesia), karena kalau tanpa itu, tidak mungkin ada penambahan ekspor, market sharenya bisa menurun," tambahnya.

Sejauh ini China, Kanada dan Chile menjadi negara yang paling terdampak perang dagang AS dengan China. Ketiga negara tersebut kehilangan impor hingga USD 20 miliar. Untuk pabrik di AS, mereka mengalihkan produksi ke Meksiko, Korea Selatan, dan Vietnam.

Oleh karenanya, Indonesia harus memanfaatkan peluang dampak perang dagang ini sebaik-baiknya. Apalagi ekonomi Indonesia sendiri diproyeksikan jadi nomor 4 atau 5 dunia pada 2040 mendatang.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Ekonom: Target Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah 2020 Masih Mandek
Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Perang Dagang Kembali Memanas di 2020
Presiden Jokowi Bongkar Kunci Ekonomi RI Selamat dari Gejolak Dunia
Aksi Demo Hong Kong Berpotensi Seret IHSG ke Zona Merah
Raup Cuan Perang Dagang, Pemerintah Siap Gelar Karpet Merah Pabrik China Masuk RI
Menko Luhut Soal Dampak Perang Dagang: Pertumbuhan Kita 5 Persen Sudah Hebat Sekali
Hadapi Gejolak Ekonomi Global, OJK Bakal Perkuat Sektor Unggulan

(mdk/bim)