Pemerintah Ajak Berbagai Negara Ikut Terlibat Program Travel Safe Corridor di Bali

Pemerintah Ajak Berbagai Negara Ikut Terlibat Program Travel Safe Corridor di Bali
Turis berjemur di Kuta. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko
EKONOMI | 22 Maret 2021 20:00 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pemerintah terus membahas program Travel Safe Corridor di Bali. Dia sudah membicarakan ke pihak terkait perihal negara-negara yang akan menjalin kerja sama seperti Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Menteri Luar Negeri, Retno Edi Marsudi.

"Jadi kami minggu lalu sudah melakukan rapat koordinasi bersama bapak Gubernur Bali dan ibu Menteri Luar Negeri (Menlu)," kata Sandiaga saat meninjau vaksinasi Covid-19 di Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama Gubernur Bali Wayan Koster, Senin (22/3).

Tim dari Kementerian Luar Negeri telah menjalin komunikasi hingga tahap akhir dengan sejumlah negara.

"Tim dari Menlu sudah melakukan pembicaraan tahap akhir ke sejumlah beberapa negara yang akan menjadi negara originisasi safe travel Corridor atau Travel Corridor Arrangement," tuturnya.

Sandiaga berharap komunikasi tersebut sudah masuk tahap finalisasi. Sehingga nanti tinggal diputuskan dalam rapat koordinasi terbatas bersama Presiden Joko Widodo.

"Kita harapkan ini masuk ke dalam tahap finalisasi dan akan diputuskan bapak Presiden dalam rapat koordinasi terbatas," katanya.

Dalam rapat tersebut Sandiaga menyebutkan kemungkinan ada beberapa negara tambahan yang akan bergabung dalam program ini. Terutama Belanda dari Eropa, Singapura, China, dan Korea Selatan, serta dari Timur Tengah Uni Emirat Arab.

"Kita akan latihan terus, karena kita tidak bisa langsung buka Juni-Juli, jadi harus ada simulasi-simulasi terus, kesiapan bandara harus segera ditingkatkan," jelas Sandiaga Uno. (mdk/idr)

Baca juga:
Kementerian PUPR Gelontorkan Rp113 Miliar Percantik Benteng Pendem di Ngawi
'Juleha' Jadi Andalan Wisata Halal Kota Malang, Ini 3 Fakta Menariknya
Bogor dan Cianjur Terus Dorong Pembangunan Jalur Puncak II, Ini Alasannya
Ketua PHRI Minta Pemerintah Tambah Vaksin Covid-19 untuk Sektor Pariwisata
Pemerintah Siapkan Insentif untuk Hotel, Kafe, Hingga Produk Ekspor
Gandeng PHRI, AirAsia Tawarkan Promo Tiket Pesawat dan Hotel Mulai Rp 699.000

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami