Pemerintah Akan Lelang Ulang Blok Migas Yang Tak Laku

UANG | 7 Mei 2019 15:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, pihaknya akan melelang ulang tiga blok minyak dan gas bumi (migas) yang tidak dimenangkan kontraktor, dalam lelang Wilayah Kerja (WK) Migas tahap pertama 2019.

Dalam lelang tahap I tersebut, ada lima WK atau blok migas reguler yang dilelang, terdiri dari tiga WK Eksplorasi, yakni WK Anambas, WK West Ganal, dan WA West Kaimana, serta dua WK Produksi yaitu WK Selat Panjang dan WK West Kampar.

Dari hasil penilaian, hanya ada dua tiga blok migas yang dimenangkan kontraktor, yaitu Blok Anambas dengan kontraktor pemenang Kufpec Regional Ventures (Indonesia) Limited dan Selat Panjang dengan kontraktor pemenang Konsorsium Sonoro Energy Ltd - PT Menara Global Energi.

"Perusahaan yang masuki dokumen ada dua, yang penuhi persyaratan juga dua, untuk yang Anambas," kata Arcandra, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (7/5).

Sedangkan tiga blok migas lainnya tidak ditetapkan pemenang yaitu West Kampar, West Keimana dan West Ganal. Tiga blok migas yang tidak laku menjadi Wilayah Kerja Available, akan ditawarkan kembali pada periode penawaran WK Migas selanjutnya.

Menurut Arcandra, untuk blok migas West Ganan, sebelumnya diminati oleh Eni Dan PT Pertamina (Persero), namun memerintah tidak menetapkn pemenang. Untuk lelang periode berikutnya akan ada perubahan ketentuan (Term and Condition/TnC).

"Pemerintah putuskan tidak ada pemenang, ini akan lelang ulang besok dengan TnC berbeda. Pertamina dan ENI itu masukkan kan. Jadi ntuk kedua ini, pertimbangan yang dilakukan tim lelang yg terdiri dari ESDM, SKK dan meeting yg dipimpin jonan kita simpulkan bahwa West Ganal harus lelang ulang," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
ESDM Umumkan Pemenang Lelang Blok Migas Anambas dan Selat Panjang
Lapangan Migas Lepas Pantai Utara Jabar Hasilkan Minyak 4.000 Barel Per Hari
SKK Migas Bantah Shell Bakal Mundur dari Proyek Migas Masela
Anggota DPR Apresiasi Pertamina Terus Tingkatkan Serapan Minyak Domestik
Harga Minyak di Asia Jatuh Usai Trump Umumkan Kenaikan Tarif untuk Produk China
Kontribusi Rp 7,46 Triliun, Pertamina EP Penyumbang Pajak Migas Kedua Terbesar 2018

(mdk/azz)