Pemerintah akan Sediakan 3 juta Lapangan Kerja di Ibu Kota Baru

Pemerintah akan Sediakan 3 juta Lapangan Kerja di Ibu Kota Baru
UANG | 26 Februari 2020 18:11 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa menjelaskan, pemerintah merencanakan penyediaan lapangan kerja di ibu kota baru, Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara. Ketua plt PPP tersebut menjelaskan akan menyediakan tiga juta lapangan pekerjaan untuk masyarakat.

"Kita akan menciptakan berbagai lapangan pekerjaan baru sampai kira-kira sekitar 3 jutaan lapangan pekerjaan baru," kata Suharso di Kantor Istana Kepresidenan usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo membahas terkait percepatan ibu kota baru, Jakarta Pusat, Rabu (26/2).

Nantinya, lapangan pekerjaan tersebut berada dalam sektor ramah lingkungan, sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG's). Hal tersebut bertujuan untuk membangun ibu kota yang terpelihara.

"Dengan tersedianya lapangan pekerjaan ini, masyarakat di sana nanti akan tinggal dengan tingkat kesejahteraan yang mencukupi," ungkap Suharso.

Menurutnya, penyediaan lapangan kerja merupakan salah satu strategi untuk narik minat masyarakat untuk tinggal. Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana untuk menempatkan universitas-universitas terkemuka di Indonesia. Selanjutnya pemerintah juga akan merayu para investor untuk bangun pusat hiburan.

"Itu semua akan menjadi daya tarik yang diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk pindah ke sana," ungkap Suharso.

1 dari 1 halaman

Bangun Bandara

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi akan membangun bandara internasional baru di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) atau Ibu Kota Baru di Kalimantan. Pembangunan ini dilakukan untuk menunjang kawasan IKN. Bandara bertaraf internasional tersebut direncanakan bakal dibangun pada 2021 mendatang.

"Iya, ada bandara baru. Titiknya kurang lebih 15 Km dari pusat kota. Mestinya akhir 2021 dibangun," ujar Menhub saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (26/2).

Bandara tersebut bakal dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Sementara, saat ini di sekitaran kawasan IKN sendiri sudah ada 2 bandara yang dibangun, yaitu Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan dan Bandara Samarinda Baru milik Kementerian Perhubungan di Samarinda.

Menhub juga menambahkan, 3 bandara ini (ditambah dengan bandara baru yang akan dibangun) akan dikelola oleh 1 operator. Hal ini dilakukan untuk menarik minat investor serta meminimalkan penggunaan APBN. (mdk/azz)

Baca juga:
Pemerintah Bangun Bandara di Ibu Kota Baru Mulai 2021
Presiden Jokowi: Konsep Ibu Kota Baru RI Dilirik Dunia
Draf RUU Pemindahan Ibu Kota Rampung, Diserahkan ke DPR Usai Reses
Menko Luhut Sebut 30 Perusahaan Asing Tertarik Bangun Ibu Kota Baru di Kalimantan
Luhut soal Pembangunan Ibu Kota Baru: Kita Butuh Dana, Tapi Jangan Mau Dikendalikan
Kelola 3 Bandara di Ibu Kota Baru, Pemerintah Kembali Undang Investor Asing

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami