Pemerintah Bakal Bangun MRT Cikarang-Balaraja, Target Selesai 2026

UANG | 20 November 2019 12:36 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Pemerintah berencana membangun mass rapid transit atau moda raya terpadu (MRT) dari Cikarang hingga Balaraja. Pembangunan ditarget selesai pada 2026.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan pembangunan ini kembali akan menggandeng pihak Jepang.

"Jepang begitu serius membantu kita bersama-sama membangun transportasi massal dan kegiatan kereta api lainnya. MRT adalah suatu kebanggaan kita dan ini akan dilanjutkan," ujarnya di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu (20/11).

Menhub Budi memastikan pembangunan ini juga akan mengikutsertakan kontraktor lokal. Harapannya akan ada transfer teknologi hingga suatu saat Indonesia mampu membangun sendiri.

"Kita respon dengan lakukan partnership, jadi semua kegiatan itu (pembangunan MRT) didampingi oleh kontraktor Indonesia," tuturnya.

1 dari 1 halaman

Pembiayaan Berasal dari Utang

Menhub Budi mengatakan pembiayaan proyek ini akan berasal dari pinjaman. Dia menegaskan pembiayaan tersebut bersifat jangka panjang.

"Pembiayaannya semuanya loan, jangka panjang dengan 'term' yang cukup baik," imbuhnya.

Dia menambahkan, pembangunan membutuhkan waktu cukup panjang karena mempertimbangkan proses pembebasan lahan.

"Karena, banyak tanah-tanah yang harus dibebaskan tentunya kita membutuhkan waktu penyelesaiannya."

(mdk/bim)

Baca juga:
MRT Jakarta Bayar Listrik Rp12 Miliar Sebulan
MRT Jakarta Bakal Luncurkan Kartu Multi Trip
Seorang Pemuda Dibekuk Usai Transaksi Narkoba di Bawah Stasiun MRT Haji Nawi
MRT, Solusi Kemacetan Ibu Kota hingga Penghubung Kawasan Wisata
Penghijauan di Bawah Jalur MRT
Grab dan Gojek Lemahkan Kinerja Kredit Kendaraan Bermotor BCA
Pintu Masuk Stasiun MRT Bendungan Hilir Depan Intiland Tower Ditutup Sementara