Pemerintah dan DPR Setujui Pertumbuhan Ekonomi 2023 Capai 5,9 Persen

Pemerintah dan DPR Setujui Pertumbuhan Ekonomi 2023 Capai 5,9 Persen
pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori
EKONOMI | 30 Juni 2022 13:29 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Pemerintah menyepakati pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023 ditargetkan tumbuh 5,3 persen sampai 5,9 persen. Tingkat inflasi tahun depan juga disepakati berada dalam kisaran 2 persen sampai 4 persen.

"Pertumbuhan ekonomi kesepakatan 5,3 persen sampai 5,9 persen dan laju inflasi 2 persen - 4 persen," kata Pimpinan Badan Anggaran Muhidin Muhammad Said, dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-26 di Kompleks DPR, Jakarta, Kamis (30/6).

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat disepakati sebesar Rp 14.300 - Rp 14.800 per USD. Tingkat suku bunga SUN 10 tahun kesepakatan 7,34-9,16 persen.

Selain itu, di tengah kenaikan harga komoditas energi, DPR dan Pemerintah menyepakati harga minyak mentah sebesar USD 90-110 per barel. Lifting minyak bumi hasil kesepakatan sebesar 660 ribu barel sampai 680 ribu barel. Sedangkan untuk lifting gas bumi kesepakatan 1.050-1.150 barel per hari.

"Ini disusun di tengah pemulihan ekonomi yang menguat tapi ekonomi global dibayangi ketidakpastian," kata Muhidin.

Sebagaimana diketahui, ketidakpastian disebabkan perang antara Rusia dan Ukraina yang masih berlangsung. Kenaikan harga komoditas energi dan pangan pun tak bisa dihindari.

Momentum ini pun dimanfaatkan pemerintah untuk melakukan reformasi struktural dalam rangka mendorong transformasi ekonomi untuk peningkatan produktivitas ekonomi. "Ini jadi momen buat reformasi struktural buat dorong transformasi ekonomi," katanya.

Berdasarkan kebijakan tersebut maka pokok kebijakan fiskal yang diambil antara lain penguatan kualitas SDM bidang pendidikan kesehatan dan perlindungan sosial, akselerasi pembangunan infrastruktur, pemantapan reformasi birokrasi, revitalisasi industri dan pembangunan ekonomi hijau.

Baca juga:
Jokowi Usulkan 3 Hal Cegah Ancaman Hilangnya Dekade Pembangunan
Bank Dunia Beri Dukungan Keuangan Rp11,14 Triliun ke RI
Sri Mulyani Optimis Ekonomi Kuartal II-2022 Bisa Tumbuh 5,3 Persen
BI Optimis Neraca Pembayaran Surplus di Kuartal II-2022
BI Optimistis RI Tumbuh 5,3 Persen 2022 Meski Ada Perang Rusia-Ukraina, ini Alasannya
Bank Dunia Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5,3 Persen di 2023

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini