Pemerintah Diminta Fokus Penerapan Protokol Kesehatan Ketimbang Perpanjang PPKM

Pemerintah Diminta Fokus Penerapan Protokol Kesehatan Ketimbang Perpanjang PPKM
Suasana jam pulang kantor di masa PSBB transisi. ©Liputan6.com/Johan Tallo
EKONOMI | 1 Agustus 2021 16:00 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) berharap pemerintah tidak memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kebijakan PPKM sendiri akan berakhir pada Senin, 2 Agustus 2021.

Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Hipmi, Ajib Hamdani menekankan, baiknya pemerintah fokus dengan penerapan protokol kesehatan, tanpa memperpanjang PPKM.

"Pengusaha lebih prefer pemerintah fokus dengan penerapan prokes. Agar dunia usaha bisa bertahan hidup dan bisa bergerak," kata Ajib saat dihubungi merdeka.com, Minggu (1/8).

Sambil penegakan protokol kesehatan pemerintah juga harus fokus dalam mengakselerasi vaksinasi. Caranya dengan mengoptimalkan semua infrastruktur yang ada dan menggandeng semua stakeholder termasuk, termasuk pengusaha.

BPP Hipmi salah satunya juga akan mendorong program vaksinasi pada tanggal 5-7 Agustus 2021. Pengusaha juga berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp21 miliar untuk pelaksanaan vaksinasi.

"Ini adalah bagian upaya nyata dunia usaha mendukung pertepatan vaksinasi," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Dampak Ekonomi Dipertaruhkan Jika PPKM Diperpanjang
Hari ke-29 Penerapan PPKM di Banten, 3.955 Warga Melanggar Prokes Disanksi Polisi
Segera Berakhir, PPKM akan Berlanjut Diperpanjang?
Jelang PPKM Level 4 Berakhir, Lalu Lintas di Sejumlah Pos Penyekatan DKI Ramai Lancar
Anies Wacanakan Vaksinasi jadi Syarat Pembukaan Kegiatan di Jakarta
Tantangan Pemerintah Ciptakan Satu Paket Kebijakan untuk Bantu Seluruh Lapisan Rakyat

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami