Pemerintah Harap Kepatuhan PLN Bayar Kompensasi Jadi Contoh untuk Perusahaan Lain

UANG | 6 Agustus 2019 15:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Veri Anggriono, memberikan apresiasi terhadap PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) karena telah melindungi hak konsumen dengan memberikan kompensasi kepada masyarakat. Kompensasi tersebut diberikan atas insiden pemadaman listrik massal di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat yang terjadi pada Minggu lalu.

"Pemadaman listrik tersebut telah menyebabkan aktivitas warga menjadi terganggu dan menimbulkan kerugian. Namun demikian, Kemendag mengapresiasi PLN yang bertanggung jawab terhadap konsumen terdampak pemadaman dengan memberikan kompensasi," ujar Veri saat ditemui di Kemendag, Jakarta, Selasa (6/8).

Dia berharap pemenuhan kewajiban kompensasi oleh PLN tersebut bisa menjadi contoh perusahaan lain di Tanah Air. "Pertemuan ini menjadi momentum yang penting sebagai wujud nyata kepedulian negara untuk melindungi konsumen dan mengantisipasi agar kejadian yang sama tidak terulang lagi di lain kesempatan. Selain itu, hal ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam memenuhi hak-hak konsumen," jelas Veri.

Veri menyatakan bahwa PLN sendiri sudah menghitung besaran kompensasi yang akan diberikan kepada konsumen. Nantinya, PLN akan memberikan kompensasi sesuai deklarasi tingkat mutu pelayanan (TMP) dengan indikator lama gangguan.

Sebelumnya, Direktur Bisnis Regional PLN Jawa Bagian Barat, Haryanto WS, mengaku jumlah ganti rugi yang diberikan PLN yakni mencapai Rp 865 miliar. "Jumlah pelanggan yang terdampak yang kami hitung adalah sekitar 22 juta pelanggan di Jawa barat DKI dan Banten, dan itu sudah kami mulai hitung mengenai kompensasinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kurang lebih Rp 865 miliar," kata Haryanto.

Reporter Magang: Rhandana Kamilia

Baca juga:
Polisi Selidiki Ledakan Tower Transmisi Listrik Gunungpati Sebelum Listrik Padam
PLN Didesak Ungkap Penyebab Sebenarnya Listrik Padam Hingga 9 Jam
Meski Reses, DPR Panggil Direksi PLN Jelaskan Kasus Mati Listrik
Akibat Listrik Padam 9 Jam, MRT Jakarta Rugi Rp507 Juta
Pemerintah Minta Pembayaran Kompensasi PLN Dilaporkan per 3 Bulan
PLN Siapkan Rp865 Miliar Beri Kompensasi Pelanggan Akibat Listrik Padam 9 Jam
Listrik PLN Padam 9 Jam jadi Peringatan untuk Indonesia

(mdk/bim)