Pemerintah Incar Turis Domestik untuk Bantu Pulihkan Ekonomi

Pemerintah Incar Turis Domestik untuk Bantu Pulihkan Ekonomi
Airlangga Hartarto. ©2020 Humas Kemenko Perekonomian
UANG | 2 Maret 2021 15:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas minat masyarakat Indonesia terhadap pariwisata domestik, dibanding membuka wisata untuk turis asing.

"Saya kira kalau kita buka itu harus bilateral, Indonesia tidak bisa buka sendiri. Jadi dalam Komunitas Internasional kita sekarang ada travel bubble atau travel Corridor Arrangement," kata Airlangga dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (2/3).

Kesepakatan internasional mengenai travel bubble atau travel corridor arrangement merupakan kesepakatan lateral. Di mana sekumpulan negara setuju untuk membuka perbatasan satu sama lain, tapi tetap menutup perbatasan ke negara yang ikut dalam kesepakatan.

"Untuk turis, saya pikir yang harus kita lakukan adalah mengembalikan permintaan domestik dan ini penting untuk menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Saat ini, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sedang menyusun kebijakan untuk meningkatkan pariwisata domestik, demi menciptakan perjalanan pariwisata yang aman untuk masyarakat Indonesia.

"Jadi setelah formula ditetapkan, pemerintah bersedia membuat kebijakan karena meningkatkan kapasitas pariwisata dan salah satu hal yang telah kami lakukan adalah menggunakan hotel sebagai bagian dari isolasi dengan dukungan dari Pemerintah," katanya.

Namun demikian, yang menjadi pekerjaan bersama adalah meningkatkan pariwisata domestik untuk memulihkan ekonomi nasional.

"Menurut saya pariwisata domestik selanjutnya akan menjadi PR dan kami berharap program mereka dapat menciptakan herd immunity terpenuhi di akhir tahun, jadi itu akan menjadi pengubah permainan untuk pariwisata juga," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Pelaku Usaha di Nusa Dua & Ubud Butuh 120 Ribu Dosis Vaksin Covid-19
Data BPS: Kunjungan Turis Asing ke Bali Anjlok 99,9 Persen di Januari 2021
Gubernur Bali Nilai Dampak Covid-19 Lebih Mengerikan dari Teror Bom Hingga SARS
Nusa Dua, Ubud dan Nusa Penida Bali Siap Kembali Dibuka untuk Wisatawan Asing
Danny Pomanto Sebut Ada Upaya Alihkan Dana Hibah Pariwisata ke Proyek Infrastruktur
Ada Aturan Tes Covid-19, Jumlah Penumpang Pesawat Turun Tajam di Januari 2021

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami